Anjay! Transgender Ini Dapat 1.400 Ajakan Kencan di Tinder

Telset.id, Jakarta  – Setelah memulai terapi hormon, seorang perempuan transgender telah menerima lebih dari 1.400 ajakan kencan di Tinder. Ia bernama Cassandra Heart, seorang insinyur perangkat lunak berusia 30 tahun.

Menurut laporan New York Post, seperti dikutip Telset.id, ia memulai transisi hormonal 11 bulan lalu. Ketika jenis kelaminnya terdaftar sebagai laki-laki, ia memiliki sekitar 60 ajakan kencan dalam dua tahun.

Sekarang, potensi cintanya semakin melejit. “Saya membuat akun baru pada Januari 2020 sebagai seorang perempuan transgender. Sejak saat itu, saya memiliki 1.429 ajakan kencan di Tinder,” kata Cassandra kepada outlet berita.

{Baca juga: Pakistan Blokir Tinder dan Aplikasi Cari Jodoh Populer Lainnya}

Cassandra diidentifikasikan sebagai seorang panseksual. Ketertarikannya kepada seseorang tidak dibatasi oleh identitas gender. Ia sekarang menikah dengan seorang perempuan yang selalu mendukung perjalanan hidupnya.

Awalnya ia sedikit terkejut.  “Sejujurnya, saya merasa sangat beruntung dengan transisi ini. Saya memiliki beberapa rekan transgender yang sedikit iri. Sebab, kemajuan yang saya alami terhitung sangat cepat,” katanya semangat.

Biasanya, transgender sering menjadi korban pelecehan di aplikasi kencan. Pada November 2019, terungkap bahwa Tinder sempat memblokir beberapa profil pengguna transgender lantaran orang-orang cisgender membuat laporan.

Cassandra mengaku tahu mempunyai jiwa transgender mulai usia lima tahun ketika orang tuanya menjelaskan konsep tersebut kepadanya. Cassandra pun memiliki rencana menjalani operasi perubahan gender tahun depan.

{Baca juga: “Pencari Jodoh” Bisa Beli Voucher Tinder Plus via Pulsa Telkomsel}

Untuk diketahui, orang transgender adalah orang yang memiliki identitas gender atau ekspresi gender yang berbeda dengan seksnya yang ditunjuk saat lahir.

Orang transgender juga terkadang disebut sebagai orang transseksual jika ia menghendaki bantuan medis untuk transisi dari satu seks ke seks lainnya.

Selain mencakup orang yang identitas gendernya berlawanan dengan seksnya yang ditunjuk (pria trans dan wanita trans).

Istilah transgender juga dapat mencakup orang-orang yang tidak secara spesifik maskulin atau feminin (orang-orang genderqueer seperti bigender, pangender, genderfluid, atau agender). [SN/IF]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here