📑 Daftar Isi

Ilustrasi web content blocker Surfshark yang kini mendukung protokol Dausos

Web Content Blocker Surfshark Kini Mendukung Protokol Dausos

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Surfshark menghadirkan web content blocker ke protokol Dausos untuk pengguna macOS
  • Fitur ini tersedia untuk pelanggan Surfshark One dan One+ dengan versi aplikasi terbaru
  • Dausos menawarkan kecepatan hingga 30% lebih cepat dengan post-quantum security
  • Web content blocker memfilter kategori seperti situs dewasa, perjudian, phishing, dan malware
  • Dausos menggunakan tunnel data pribadi per sesi pengguna dengan enkripsi AEGIS-256X2
  • Fitur two-factor authentication tersedia untuk mengunci konfigurasi filtering
  • Protokol Dausos telah diaudit independen oleh Cure53

Telset.id – Surfshark resmi menghadirkan web content blocker ke protokol Dausos, protokol VPN proprietary yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan. Integrasi ini memungkinkan pengguna layanan VPN tersebut untuk menyaring situs web yang tidak diinginkan tanpa harus beralih dari koneksi tercepat dan paling future-proof yang mereka miliki.

Sebelumnya, penggunaan web content blocker bersamaan dengan koneksi VPN aktif hanya bisa dilakukan melalui protokol WireGuard. Dengan dukungan Dausos, celah tersebut kini tertutup, sehingga pengguna rumahan tidak perlu lagi mengorbankan keunggulan protokol demi pengalaman browsing yang lebih aman.

Dausos menggunakan hybrid post-quantum secure key exchange dan menawarkan kecepatan hingga 30 persen lebih cepat dibandingkan protokol standar industri lainnya. Kombinasi kecepatan tersebut dengan filtering berbasis kategori memungkinkan pengguna mendapatkan kecepatan, privasi, dan perlindungan konten dalam satu koneksi, bukan hanya memilih dua dari tiga hal tersebut.

Fitur Baru dan Manfaatnya bagi Pengguna

Web content blocker merupakan alat filtering yang dirancang untuk menjaga keamanan seluruh anggota keluarga tanpa mengawasi aktivitas online mereka. Berbeda dengan aplikasi parental control tradisional, alat ini dibangun untuk mengontrol akses, bukan mencatat setiap klik. Surfshark menegaskan bahwa alat ini tidak merekam riwayat browsing pengguna.

Dalam praktiknya, pengguna dapat memilih dari sejumlah kategori yang telah ditentukan seperti situs dewasa, perjudian, kata-kata kasar, phishing, dan malware. Semua situs yang termasuk dalam kategori tersebut akan otomatis diblokir. Menurut Karolis Kaciulis dari Surfshark, tujuan utama fitur ini adalah melindungi pengguna dari ancaman yang “disebabkan oleh rasa penasaran atau kecerobohan” serta mengurangi paparan terhadap gelombang penipuan online yang semakin meningkat.

Keuntungan utama dari integrasi Dausos adalah pengguna tetap mendapatkan performa protokol tersebut. Surfshark menyatakan bahwa pengguna dapat mempertahankan kecepatan hingga 30 persen lebih tinggi dan latensi ultra-rendah saat filtering berjalan, sambil tetap sepenuhnya aman dengan post-quantum security.

Bagi pengguna yang ingin mengaktifkan fitur ini, caranya cukup sederhana. Saat terhubung melalui protokol Dausos, buka pengaturan aplikasi Surfshark dan aktifkan web content blocker. Dari sana, pengguna dapat memilih kategori yang ingin dibatasi. Fitur two-factor authentication juga tersedia untuk mengunci konfigurasi sehingga hanya admin yang disetujui yang dapat mengubahnya.

Peluncuran fitur ini saat ini terbatas untuk pelanggan Surfshark One dan Surfshark One+ yang menjalankan versi aplikasi terbaru di macOS. Pengguna paket Starter yang lebih murah atau pengguna platform lain harus menunggu atau meningkatkan paket mereka. Untuk informasi lebih lanjut tentang risiko keamanan VPN, Anda dapat membaca analisis review VPN sebelumnya.

Mengenal Protokol Dausos

Dausos, yang berarti “surga” dalam bahasa Lituania, merupakan protokol pertama yang dikembangkan sendiri oleh Surfshark. Protokol ini mengambil pendekatan berbeda dari kebanyakan pesaing. Alih-alih menggabungkan lalu lintas semua pengguna melalui satu tunnel, protokol ini memberikan setiap sesi pengguna tunnel data pribadi yang khusus, yang menjadi sumber utama keunggulan kecepatannya.

Dari sisi keamanan, Dausos menggunakan hybrid ML-KEM dan X25519 key exchange serta sistem self-signed root certificate ML-DSA untuk melindungi dari ancaman quantum di masa depan. Protokol ini juga dilengkapi post-compromise security, port randomization, dan enkripsi AEGIS-256X2. Dausos telah diaudit secara independen oleh Cure53, dan pembaruan terbaru meningkatkan perilakunya di jaringan yang sering memblokir VPN, seperti firewall sekolah dan kantor.

Integrasi web content blocker dengan Dausos ini menjadi langkah penting bagi Surfshark dalam menyediakan solusi keamanan yang lebih komprehensif. Pengguna kini dapat menikmati kecepatan tinggi, privasi, dan perlindungan konten dalam satu koneksi tanpa kompromi. Langkah ini juga menunjukkan komitmen Surfshark dalam mengembangkan ekosistem keamanan mereka, sejalan dengan upaya mereka dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.

Bagi pengguna yang ingin mencoba fitur ini, pastikan untuk memperbarui aplikasi Surfshark ke versi terbaru dan memastikan paket langganan Anda mendukung fitur tersebut. Seperti halnya update jaringan PIA, pembaruan aplikasi sangat penting untuk mendapatkan fitur dan keamanan terbaru.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.