Smartfren Fokus Penuhi Kebutuhan Konsumen

Telset.id, Jakarta –  Di 2018 ini PT Smartfren Telecom Tbk akan fokus penuhi kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat dari mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 2,79 triliun untuk tahun ini. Dana tersebut digunakan untuk menambah 6 ribu-7 ribu base transceiver station (BTS) baru.

“Total investasi atau capex kami tahun lalu mencapai Rp 4,1 triliun, dan tahun ini karena kami mau mencapai 20 ribu BTS kami anggarkan lagi Rp 2,79 triliun,” ujar Antony Susilo, Direktur Perseroan di Sinar Mas Land Tower, Rabu (30/5/2018).

Penambahan BTS tersebut dinilai perseroan dapat memberikan keterjangkauan dan kualitas jaringan Smartfren di 200 kota yang ada di seluruh Indonesia.

“Kami tidak menambah jangkauan kota lagi selain yang 200 itu, tapi kami sekarang fokus mengembangkan jaringan yang bukan hanya cepat tapi juga stabil,” ujar Merza Fachys, Presiden Direktur Smartfren dalam kesempatan yang sama.

Merza juga menjelaskan ketika pelanggan sudah nyaman dengan ke stabilan jaringan yang diberikan tentunya akan menjadi daya tarik pelanggan untuk terus menggunakan data smartfren. Yang tadinya pelanggan hanya menggunakan paket data dalam sebulan cuma Rp60 ribu tentunya akan meningkat seiring bertambahnya layanan yang smartfren hadirkan.

“Kami akan menyiapkan konten-konten baru yang sifatnya data konsumtif, sebentar lagi kami kerjasama dengan Hooq dan layanan yang berbasis data seperti musik dan video dengan demikian pelanggan semakin enjoy,” ucapnya.

Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim juga menuturkan, Langkah yang akan diambil antara lain dengan menghadirkan beragam produk bundling menarik bekerja sama dengan produsen smartphone 4G LTE terkemuka, hingga menghadirkan beragam paket yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen.

Baca juga: Laptop Terkecil Dell XPS 13 Diperkenalkan, Keunggulannya?

“Kami (Smartfren) melihat, selalu terkoneksi dan internet sudah menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat. Karena itu pada tahun 2018 semua produk yang kami hadirkan akan berdasarkan pada kebutuhan konsumen, mulai dari produk bundling bekerja sama dengan beragam merek smartphone hingga hadirnya paket dengan kuota internet yang dapat memuaskan konsumen,” ujarnya. (MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here