šŸ“‘ Daftar Isi

Pemerintah targetkan penghentian jaringan 2G pada 2026 sebagai bagian dari percepatan transformasi digital

Jaringan 2G Akan Berhenti Bertahap Sepanjang 2026

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Pemerintah menargetkan penghentian jaringan 2G secara bertahap sepanjang 2026
  • Kebijakan ini untuk mempercepat transformasi digital dan modernisasi telekomunikasi
  • Pengguna ponsel lawas (ponsel fitur) mulai terdampak dan perlu migrasi ke perangkat yang lebih modern
  • Operator seluler telah mempersiapkan perluasan jaringan 4G dan 5G
  • Langkah ini mengoptimalkan penggunaan spektrum frekuensi untuk layanan yang lebih canggih

Telset.id – Pemerintah menargetkan penghentian layanan jaringan 2G secara bertahap sepanjang 2026 sebagai bagian dari upaya modernisasi infrastruktur telekomunikasi nasional. Kebijakan ini menjadi langkah penting untuk mempercepat transformasi digital sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan spektrum frekuensi bagi layanan yang lebih canggih.

Penghentian jaringan 2G ini akan berdampak langsung pada pengguna ponsel lawas, terutama mereka yang masih mengandalkan ponsel fitur (feature phone) untuk komunikasi dasar. Di berbagai gerai penjualan, seperti di ITC Roxy Mas, Jakarta, terlihat masih banyak penjual yang menawarkan telepon seluler lawas kepada konsumen.

Kebijakan ini sejalan dengan tren global di mana banyak negara telah lebih dulu mematikan jaringan 2G untuk mengalokasikan ulang spektrum frekuensi yang lebih efisien untuk jaringan 4G dan 5G. Dengan spektrum yang terbatas, pemerintah ingin memastikan bahwa sumber daya frekuensi yang ada dapat digunakan untuk teknologi yang lebih modern dan mampu mendukung kebutuhan data yang terus meningkat.

Dampak bagi Pengguna Ponsel Lawas

Bagi pengguna ponsel lawas yang hanya mendukung jaringan 2G, keputusan ini berarti mereka harus segera melakukan migrasi ke perangkat yang kompatibel dengan jaringan 3G, 4G, atau 5G. Proses penghentian bertahap ini diharapkan dapat memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk melakukan transisi tanpa mengalami gangguan layanan yang mendadak.

Pemerintah menargetkan penghentian jaringan 2G pada 2026 sebagai bagian dari percepatan transformasi digital dan modernisasi telekomunikasi. Langkah ini juga dinilai penting untuk mendorong adopsi teknologi yang lebih baru di tengah masyarakat Indonesia yang masih cukup beragam dalam hal penggunaan perangkat telekomunikasi.

Sementara itu, operator seluler juga telah mulai mempersiapkan infrastruktur untuk mendukung penghentian jaringan 2G. Beberapa operator bahkan telah memperluas jangkauan jaringan 4G dan 5G ke berbagai wilayah di Indonesia. Misalnya, XLSmart perluas jaringan 5G ke 88 kota tahun ini sebagai bagian dari strategi untuk menyediakan layanan yang lebih cepat dan stabil.

Modernisasi Infrastruktur Telekomunikasi

Penghentian jaringan 2G juga menjadi momentum bagi pemerintah dan operator untuk melakukan modernisasi infrastruktur telekomunikasi secara menyeluruh. Dengan tidak lagi harus mendukung teknologi lawas, operator dapat mengalihkan sumber daya untuk meningkatkan kualitas dan cakupan jaringan 4G dan 5G.

Langkah ini juga diharapkan dapat mendorong pengembangan ekosistem digital di Indonesia, termasuk di sektor industri. Beberapa perusahaan seperti Telkom telah memiliki strategi khusus untuk mendukung transformasi digital di sektor industri. Dalam salah satu inisiatifnya, Telkom punya jurus baru untuk membuat jaringan industri lebih andal dan tidak mudah terganggu.

Di sisi lain, penghentian jaringan 2G juga membuka peluang bagi operator untuk lebih fokus pada pengembangan teknologi terbaru. Misalnya, Telkomsel dukung Makassar Half Marathon 2026 dengan menyediakan jaringan 5G untuk memastikan konektivitas yang optimal selama acara berlangsung.

Dengan semakin luasnya cakupan jaringan 5G, diharapkan masyarakat dapat menikmati layanan telekomunikasi yang lebih cepat, stabil, dan andal. Pemerintah terus mendorong operator untuk mempercepat perluasan jaringan 5G ke berbagai daerah, termasuk di wilayah yang sebelumnya hanya terlayani oleh jaringan 2G.

Kebijakan penghentian jaringan 2G secara bertahap ini merupakan langkah strategis yang tidak bisa dihindari. Meskipun akan ada tantangan, terutama bagi pengguna ponsel lawas, namun dalam jangka panjang, langkah ini akan membawa manfaat besar bagi kemajuan telekomunikasi dan transformasi digital di Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar.