Ini Tantangan Startup untuk Maju di Indonesia

President Director Plug and Play (PNP) Indonesia Wesley Harjono (telset.id \ nur chandra)

Telset.id –  Perkembangan startup di Indonesia bisa dibilang cukup tertinggal jika dibandingkan beberapa negara tetangga, seperti Singapura dan lainnya. Hal ini dikarenakan di Indonesia sendiri masih memiliki tantangan tersendiri untuk startup berkembang.

Menurut  President Director Plug and Play (PNP) Indonesia Wesley Harjono mengatakan tantangan utama dari para startup untuk berkembang salah satunya adalah belum kelarnya regulasi yang mengatur startup itu tersendiri.

“Selain itu, para pemilik startup ini rata-rata anak muda. Jadi mereka masih sulit untuk mendapatkan koneski ke perusahan-perusahaan besar,” ujar Wesley kepada Telset.id saat acara perkenalan batch pertama startup binaan PNP di Jakarta, Senin (8/5/2017).

Namun saat ditanya mengenai persaingan antara startup di Indonesia dengan milik luar, Wesley mengatakan bahwa dirinya yakin startup milik Indonesia dapat bertahan melawan startup luar.

“Kita kan punya keuntungan tersendiri untuk bersaing di Indonesia. Startup dalam negeri kan sudah tau tantangan dan seluk beluk pasar Indonesia. Pasti kita menanglah,” katanya dengan percaya diri.

“Di tambah lagi, para pemodal yang ingin mendanai startup lokal (Indonesia) juga semakin meningkat. Namun mereka masih cenderung memilih, kepada startup mana dia akan mengucurkan dananya.”

Oleh karena itu, dengan mengikuti inkubasi dan akselarasi di berbagai lembaga Startup Accelerator, para startup di Indonesia pasti akan berkembang dengan cepat.

“Kami yakin akan ada startup lain sepertu Go-Jek, Tokopedia, BukaLapak, dan lainnya bermunculan di Indonesia,” kata dia.[NC/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here