Biar 5G Lebih Optimal, Indosat Disarankan Tambah Bandwidth 100 Mhz

Telset.id, Jakarta – Pengamat menyarankan Indosat Ooredoo untuk menambah pita lebar atau bandwidth di frekuensi jaringan 5G. Tujuannya untuk menjaga kecepatan 5G supaya tidak menurun ketika digunakan banyak pelanggan.

Indosat menggelar 5G di pita frekuensi 1.800 Mhz atau 1,8 Ghz dengan pita lebar atau bandwidth 20 Mhz dalam rentang 1.837,5 Mhz sampai 1.857,5 Mhz. Penggunaan pita frekuensi dan bandwidth Indosat mendapat catatan tersendiri dari pengamat.

Menurut Direktur Eksekutif Information and Communication Technology Institute (ICT), Heru Sutadi bahwa bandwidth yang harus dipakai untuk jaringan 5G harusnya 100 Mhz. Tujuannya agar kecepatan 5G bisa lebih optimal.

{Baca juga: Indosat Dapat Izin Gelar Layanan 5G Komersial di Indonesia}

“Perlu diperhatikan alokasi frekuensinya. Kan seharusnya kalau mau optimal 100 Mhz. Kalau 20 Mhz ya sekitar 20% dari kemampuan optimal 5G-nya,” kata Heru kepada tim Telset pada Rabu (16/6/2021).

Heru berharap semoga bandwidth jaringan 5G bisa ditambah oleh Indosat. Hal ini demi menjaga kualitas kecepatan 5G karena masyarakat akan membandingkan 5G Indosat dengan 5G dari Telkomsel.

Selain itu, pemerintah juga harus menambah frekuensi untuk bisa digunakan untuk menggelar 5G di Indonesia.

“Dapat dimaklumi jika 20 Mhz hanya di awal, tetapi kedepan harus ditambah alokasi frekuensinya. Sebab nanti orang akan membandingkan kecepatan 5G Telkomsel dan Indosat,” tambah Heru.

Untuk alokasi frekuensi sendiri, Heru menilai bahwa pemerintah juga memiliki peran yang penting. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo harus menambah frekuensi untuk bisa digunakan untuk menggelar 5G di Indonesia.

{Baca juga: Indosat Gelar Layanan 5G di 4 Kota, Ini Daftar Lokasinya}

“Ini tugas pemerintah untuk menyediakan frekuensi tambahan yang bisa dipakai untuk 5G seperti 700 Mhz, 2,6 Ghz dan 3,5 Ghz,” jelas Heru.

Indosat Harus Jaga Kecepatan 5G 

Pendapat serupa juga dikatakan oleh pengamat gadget, Lucky Sebastian. Menurut Lucky salah satu cara menjaga kecepatan 5G adalah menambah bandwidth. Dengan bandwidth yang besar maka 5G bisa tetap cepat walaupun penggunanya semakin banyak.

“Saat awal kecepatannya tentu akan lebih tinggi dibanding 4G, tetapi sama seperti 4G kecepatan juga akan menurun ketika penggunanya semakin banyak. Jadi ini pentingnya lebar bandwidth dari 5G,” tutur Lucky.

Indosat Ooredoo 5G
Indosat Ooredoo

“Semakin operator bisa memiliki lebar bandwidth yang besar, semakin kecepatan data bisa dipertahankan,” sambungnya.

Selain menambah bandwidth cara lain untuk menjaga kecepatan 5G adalah menggunakan fitur Multiple-Input Multiple-Output (MIMO), atau penambahan antena yang bisa menerima banyak data.

{Baca juga: Indosat akan Luncurkan Layanan 5G di 4 Kota pada Akhir Juni}

“Dengan bandwidth  yang lebar, bisa dilakukan juga fitur MIMO dimana dengan penambahan antena setiap antena bisa menerima data lebih banyak,” ucap Lucky.

Cara lainnya adalah dengan menggunakan menggunakan teknologi Carrier Aggregation, yakni teknologi yang mampu menggabungkan pita frekuensi untuk menambah kecepatan jaringan.

“Jika operator bisa memiliki frekuensi lain, teknologi Carrier Aggregation bisa menambah kecepatannya,” tutup Lucky.

Indosat Ooredoo sendiri rencananya akan diluncurkan secara resmi pada akhir Juni 2021. Di tahap awal 5G Indosat Ooredoo akan hadir di 4 kota yaitu Jakarta, Solo, Surabaya dan Makassar. [NM/HBS]

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0