CEO Tesla Rela Tidak Digaji Selama 10 Tahun

Elon Musk Twitter

Telset.id, Jakarta – Jabatan CEO di perusahaan raksasa selalu diincar banyak orang, karena selain prestisius, juga akan diganjar gaji yang sangat besar. Tapi hal itu tidak berlaku bagi Elon Musk, yang rela tidak digaji, meski dia menjabat sebagai CEO di perusahaan raksasa teknologi sekelas Tesla.

Bagi Elon Musk, gaji bukanlah suatu hal yang penting. Bahkan dia mengatakan bahwa rela selama 10 tahun kedepan, tak akan mengambil gaji sepeser pun dari perusahaan teknologi tersebut.

“Elon tidak akan menerima kompensasi apapun, tidak ada gaji, tidak ada bonus tunai, dan tidak ada ekuitas,” ujar perwakilan Tesla.

[Baca juga: Saat Iron Man Punya “Mainan” Baru ‘Senjata Pelontar Api’]

Sebagai gantinya, Musk akan menerima sejumlah saham dari Tesla. Akan tetapi, untuk mendapatkan saham tersebut, pria yang dijuluki sebagai Iron Man tersebut wajib memenuhi 12 target operasional Tesla dalam 10 tahun ke depan.

Melansir dari laman Mashable, target pertama yang ingin segera dituntaskan oleh Musk adalah membuat Tesla memiliki nilai valuasi USD 100 miliar, atau sekitar Rp 1.333,33 triliun. Target ini sendiri bisa dibilang mudah karena kini perusahaan tersebut sudah memiliki valuasi sekitar USD 60 miliar atau sekitar Rp 800 triliun.

Kabarnya, untuk mendapatkan nilai valuasi ini, Musk sudah memiliki rencana tersendiri. Tesla dikabarkan akan menerapkan model pemasaran efektif. Dan untuk melakukan model bisnis tersebut, mereka menitikberatkan penjualan Model 3.

Model 3 sendiri dipilih dikarenakan kendaraan ini banyak dipesan oleh para penikmat otomotif di seluruh dunia. Pasalnya, Model 3 merupakan kendaraan Telsa paling ekonomis, dengan harga jual sekitar USD 35 ribu atau Rp 466,7 juta per unit. Saat ini sudah ada total, 400 ribu orang yang memesan mobil tersebut.

[Baca juga : Selain Mobil, Kini Elon Musk Jualan Flamethrower!]

Jika target ini bisa tercapai, maka Musk berhak memiliki 1,7 juta saham Tesla sebagai ganti gaji bulanan. Hal ini juga berlaku untuk 11 pencapaian lainnya. Jika di total, Musk kemungkinan akan memiliki lebih dari 20 juta saham milik Tesla.

Selain itu, jika Musk berhasil menyelesaikan ke-12 target tersebut, maka total valuasi Tesla akan meroket ke angka USD 650 miliar atau sekitar Rp 8.666,7 triliun. Nilai ini akan membuat Tesla akan sejajar dengan perusahaan teknologi kenamaan lainnya, seperti Microsoft, Apple, dan Alphabet.

Sebagai informasi, meski tak mendapatkan gaji dari Telsa selama 10 tahun, namun Musk tidak akan jatuh miskin. Pasalnya, saat ini dia dikabarkan memiliki kekayaan sekitar USD 20 miliar atau sekitar Rp 266,7 triliun. Belum lagi dia juga memiliki beberapa properti lain, yang membuat dirinya tak akan menjadi miskin secara instan. [NC/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here