Hati-hati! Syndrome Ini Mengintai Para Pengguna Smartphone

Pengguna Smartphone Pinky Syndrome
Hands circle using phones on table top view - Multiracial people holding mobile devices sitting around at office desk - Concept of friends team working and modern communication technology above image

Telset.id, Jakarta – Smartphone tak dimungkiri telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Meski begitu, ibarat dua mata pisau, kehadirannya tak selamanya menguntungkan. Apalagi jika terlalu sering digunakan, smartphone memungkinkan kita terkena syndrome berbahaya yang menyerang struktur tulang di tangan. Apa itu?

Dilansir Telset.id dari Gadgets Now pada Selasa (07/04/2020), ahli Bedah Orthopedi dari Fortis Hospital Mulund India, Dr Sachin Bhonsle menyatakan terdapat penyakit yang bernama Smartphone Pinky Syndrome.

Penyakit tersebut adalah kelainan bentuk pada jari kelingking akibat terlalu sering menopang smartphone.

Perubahan ini terjadi karena jari kelingking yang terus-menerus menopang smartphone dengan durasi yang sangat lama.

Perubahan bentuk jari juga bisa menyasar jempol alias ibu jari, jari telunjuk dan jari lainnya, apalagi jika menggunakan smartphone dengan layar yang lebar.

{Baca juga: 7 Aplikasi untuk Bantu Kurangi Kecanduan Smartphone}

Jari tangan bisa cedera karena ruas sekitar jari dan ligamen ibu jari akan tertekan akibat aktivitas penggunaan smartphone yang terlalu lama.

Pasalnya jari tangan butuh tenaga ekstra untuk menopang beban smartphone serta meraih papan ketik di tengah layar smartphone yang luas, misalnya mengetik pesan di email ataupun media sosial.

Penyakit ini tidak bisa dianggap remeh. Dampaknya selain bisa terkena Smartphone Pinky Syndrome, ini juga bisa menyebabkan Osteoarthritis, yaitu nyeri sendi yang termasuk dalam penyakit tulang kronik akibat penipisan dari tulang rawan.

“Penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan osteoartritis, karena tulang rawan di antara sendi mulai merosot. Ketika radang sendi terjadi di jari, ada kemungkinan pembentukan tulang berlebih di sekitar sendi ” tutur Dr Bhonsle.

{Baca juga: Mahasiswa UI Ciptakan Gelang Anti Kecanduan Smartphone}

Dr Bhosle pun memberikan tips agar para pengguna smartphone terhindar dari Smartphone Pinky Syndrome. Apa saja?

  • Hindari menggunakan smartphone secara berlebihan
  • Batasi waktu mengirim pesan singkat atau bermain game di smartphone
  • Istirahat dan letakkan smartphone sebelum tangan mulai sakit
  • Lakukan peregangan jari secara berkala
  • Gunakan fitur Speech ketika ingin mengirim pesan teks.
  • Gunakan penyangga smartphone
  • Jika tangan sakit, gunakan pereda nyeri yang dijual untuk mengurangi pembengkakan dan peradangan.
  • Berpindah tangan secara berkala, sehingga perangkat tidak dipegang dalam satu tangan untuk waktu yang lama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here