Ilustrasi layar login akun Google yang menampilkan opsi passkey sebagai metode verifikasi keamanan

Situs Why No Passkeys Publikasikan Daftar Perusahaan Besar yang Tolak Dukung Passkey

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Situs Why No Passkeys publikasikan daftar perusahaan besar yang masih tolak dukung passkey
  • Instagram, Netflix, Spotify, Samsung, Roblox, dan Baidu masuk dalam daftar tersebut
  • Situs dibuat oleh peneliti keamanan Scott Helme, sebelumnya buat WhyNoHTTPS
  • 7 dari 25 situs paling populer global belum dukung passkey secara native
  • Meta sudah dukung passkey di Facebook dan WhatsApp, tapi belum di Instagram
  • Tujuan situs ciptakan tekanan publik untuk adopsi keamanan yang lebih baik

Telset.id – Sebuah situs baru secara terbuka mempublikasikan daftar perusahaan besar yang masih menolak mendukung teknologi passkey, langkah yang selama ini diinginkan oleh banyak pakar keamanan siber. Situs bernama Why No Passkeys ini melacak platform-platform utama yang masih mengandalkan kata sandi lama, meskipun passkey telah menjadi opsi yang lebih aman. Jika Anda menggunakan aplikasi seperti Instagram, Netflix, atau Spotify, Anda mungkin akan terkejut melihat nama mereka masuk dalam daftar tersebut.

Situs ini dibuat oleh peneliti keamanan Scott Helme, yang sebelumnya bekerja sama dengan Troy Hunt pada tahun 2017 untuk meluncurkan WhyNoHTTPS, sebuah situs yang membantu mendorong sebagian besar internet menuju penjelajahan terenkripsi. Kini, Helme kembali dengan pendekatan serupa untuk mendorong adopsi passkey di kalangan raksasa teknologi.

Passkey dirancang untuk menggantikan kata sandi dengan login berbasis perangkat seperti Face ID atau pemindaian sidik jari. Teknologi ini lebih sulit dicuri, tahan terhadap phishing, dan jauh lebih mudah digunakan. Nama-nama besar seperti Google, Apple, dan Amazon telah mengadopsinya, tetapi banyak platform konsumen populer lainnya belum melakukannya.

Data menunjukkan bahwa 7 dari 25 situs yang paling banyak dikunjungi secara global masih belum mendukung passkey secara native. Situs-situs tersebut termasuk Instagram, Netflix, Spotify, Samsung, Roblox, dan Baidu. Ini bukanlah bisnis kecil tanpa sumber daya teknik; mereka adalah platform dengan ratusan juta, bahkan miliaran pengguna yang masih dilindungi hanya oleh kata sandi.

Menariknya, Meta sudah menawarkan passkey di Facebook dan WhatsApp, namun pengguna Instagram hanya bisa mengakses fitur tersebut jika mereka menautkan akun mereka ke login Facebook dengan passkey yang diaktifkan. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan implementasi di dalam perusahaan yang sama.

Baca Juga:

Password-login-page

Situs Why No Passkeys bekerja seperti papan peringkat publik, memisahkan perusahaan yang mendukung passkey dari yang tidak. Tujuan mereka adalah menciptakan tekanan publik dan mempersulit perusahaan untuk mengabaikan keamanan yang lebih baik. Hal ini penting karena kata sandi tetap menjadi salah satu tautan terlemah dalam keamanan online.

Pelanggaran data, login yang digunakan ulang, dan serangan phishing masih terjadi setiap hari pada pengguna. Passkey menghilangkan banyak risiko tersebut. Bagi Anda, ini adalah pengingat bahwa bahkan aplikasi yang paling Anda percayai pun mungkin masih tertinggal dalam hal keamanan.

Dampak dari situs ini bisa signifikan. Dengan adanya transparansi publik, perusahaan-perusahaan besar mungkin akan merasa tertekan untuk segera mengadopsi passkey. Ini adalah langkah maju yang positif untuk keamanan siber global, terutama bagi pengguna yang selama ini mengandalkan kata sandi yang rentan.

Scott Helme, melalui Why No Passkeys, ingin memastikan bahwa tidak ada lagi perusahaan besar yang bisa bersembunyi dari tanggung jawab keamanan. Ini adalah inisiatif yang patut didukung oleh semua pihak yang peduli dengan keamanan data pribadi.

Bagi pengguna, langkah selanjutnya adalah memeriksa apakah platform favorit mereka sudah mendukung passkey. Jika belum, mungkin sudah saatnya untuk mulai mempertimbangkan alternatif yang lebih aman. Dengan adanya situs ini, tekanan publik dapat menjadi katalis untuk perubahan yang lebih besar di industri teknologi.

Ke depannya, diharapkan semakin banyak perusahaan yang menyadari pentingnya passkey dan segera mengimplementasikannya. Ini bukan hanya tentang keamanan, tetapi juga tentang kenyamanan dan kemudahan penggunaan bagi miliaran pengguna di seluruh dunia.

Situs Why No Passkeys adalah alat yang ampuh untuk mendorong perubahan. Dengan data yang transparan dan mudah diakses, siapa pun bisa melihat perusahaan mana yang serius tentang keamanan dan mana yang masih terjebak di masa lalu. Ini adalah era baru dalam keamanan digital, dan passkey adalah kuncinya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.