Kelas Pintar Dukung Sistem Belajar Online Saat “New Normal”

Sistem belajar new normal
Founder Kelas Pintar, Fernando Uffie (Naufal/Telset.id)

Telset.id, Jakarta Kelas Pintar siap mendukung sekolah dan pemerintah untuk melaksanakan sistem belajar online di era “New Normal”. Kelas Pintar memiliki fitur bernama Sekolah yang membuat belajar online terasa seperti belajar di sekolah.

Menurut Founder Kelas Pintar, Fernando Uffie, pandemi Covid-19 bukan jadi halangan dalam melaksanakan pembelajaran.

Justru, pembelajaran harus tetap dilaksanakan secara serius dan maksimal agar tercipta generasi muda yang cerdas di masa depan.

“Saya mengajak semua pihak untuk melihat ini dalam suatu keseriusan karena ini menentukan masa depan mereka yang akan tumbuh di 20 hingga 30 tahun ke depan,” kata Uffie.

{Baca juga: Pandemi Covid-19, Trafik Kelas Pintar Melonjak 500%}

Melalui diskusi virtual yang bertajuk “Sistem Pendidikan Ideal Dimasa New Normal” pada Kamis (25/06/2020), Uffie menambahkan kalau Kelas Pintar siap berkolaborasi dengan sekolah, pemerintah, dan orang tua untuk membangun sistem belajar di era “New Normal”.

“Saya mau sampaikan Kelas Pintar siap menghadapi semua ini,” tutur Uffie.

Uffie menyampaikan, alasan mereka ingin mendukung hal tersebut karena tidak mau generasi muda Indonesia yang sedang belajar di masa pandemi Covid-19 ini tidak memiliki kualitas yang bagus.

Jangan sampai, para siswa yang belajar secara online semasa pandemi kalah bersaing dengan mereka yang belajar di sekolah.

“Kita tidak mau anak-anak ini tidak memiliki kualitas,” tambah Uffie.

Lewat Sekolah, kegiatan belajar online setidaknya akan mirip seperti belajar “sungguhan” di sekolah. Fitur Kelas Pintar ini dapat membantu guru maupun murid dalam melaksanakan sistem belajar dan mengajar.

{Baca juga: Sambut Tahun Ajaran Baru, Kelas Pintar Luncurkan “Sekolah”}

“Fitur ini menghadirkan kegiatan belajar mengajar secara online. Melalui fitur tersebut guru dapat memberikan pelatihan dan juga memberikan tugas,” ujar Uffie.

Fitur Sekolah telah diluncurkan pada sejak Mei 2020 lalu dan memiliki 6 menu, yakni Kelas, Pekerjaan Rumah (PR), Project, Tugas, Ujian dan Monitoring.

Melalui Sekolah, Kelas Pintar berusaha membawa kegiatan pembelajaran serasa seperti di kelas secara fisik sehingga pembelajaran bisa berjalan maksimal.

“Kita tidak bisa menghadirkan itu secara 100% tetapi kita mencoba mengakomodasi nuansa kelas di sekolah,” tutup Uffie. (NM/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here