šŸ“‘ Daftar Isi

Sandisk sign on October 21, 2015 in Milpitas, California

SSD 16 Tahun Bertahan Setelah Ditulis 1 Petabyte Data

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Eksperimen WolfyTech membuktikan SSD Sandisk P4 64GB berusia 16 tahun masih bertahan setelah menulis 1 petabyte data
  • Drive ini mencatat lebih dari 60.000 jam waktu aktif dan 1.100 kali penyalaan
  • Rating TBW Sandisk P4 adalah 40 TBW, data 1 petabyte melampaui batas hingga 25 kali lipat
  • SSD menggunakan teknologi 32nm MLC NAND yang lebih tahan dibanding TLC atau QLC modern
  • TBW hanyalah panduan garansi, bukan indikator pasti kapan drive akan gagal
  • Pengguna tetap disarankan tidak memaksa SSD hingga batas maksimal

Telset.id – Sebuah eksperimen dari kanal YouTube WolfyTech membuktikan bahwa SSD berusia 16 tahun masih mampu bertahan setelah menulis 1 petabyte data. Drive Sandisk P4 64GB yang dirilis pada 2010 itu mencatat lebih dari 60.000 jam waktu aktif tanpa menunjukkan tanda-tanda kegagalan fatal.

Eksperimen ini menguji ketahanan SSD secara ekstrem. Dalam pengujian tersebut, WolfyTech menulis data sebesar 1 petabyte atau setara 1.000 terabyte ke drive Sandisk P4. Hasilnya, SSD lawas ini masih berfungsi normal meskipun angka tersebut melampaui batas garansi yang ditetapkan pabrikan.

Kanal YouTube tersebut juga mencatat bahwa drive ini telah mengalami lebih dari 1.100 kali penyalaan. Fakta ini menunjukkan bahwa SSD memiliki daya tahan yang jauh lebih panjang dari perkiraan umum pengguna.

Memahami TBW dan Masa Pakai SSD

Setiap SSD memiliki rating TBW (Terabytes Written) yang menjadi patokan garansi pabrikan. Untuk Sandisk P4 64GB, rating TBW-nya adalah 40 TBW. Artinya, data 1 petabyte yang ditulis dalam eksperimen ini melampaui batas TBW hingga 25 kali lipat.

Banyak pengguna beranggapan bahwa SSD akan langsung rusak begitu melampaui rating TBW. Kenyataannya, nilai TBW hanyalah panduan statistik untuk cakupan garansi, bukan indikator pasti kapan drive akan gagal. Produsen tidak memprogram NAND untuk rusak secara otomatis saat TBW terlampaui.

Sandisk P4 menggunakan teknologi 32nm MLC NAND yang kini sudah tidak diproduksi lagi. Meskipun tergolong kuno, chip MLC NAND berukuran fisik lebih besar dan mampu menahan lebih banyak siklus tulis dibandingkan TLC atau QLC NAND modern.

Meskipun SSD mampu bertahan di luar batas TBW, pengguna tetap disarankan tidak sembarangan memaksa drive hingga titik puncaknya. Apalagi dengan kondisi pasar saat ini di mana harga SSD sedang tidak stabil, merawat komponen penyimpanan menjadi semakin penting.

Faktor yang Mempengaruhi Ketahanan SSD

Ketahanan SSD dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, jenis NAND flash yang digunakan. MLC NAND seperti pada Sandisk P4 memiliki daya tahan lebih tinggi dibandingkan TLC atau QLC yang lebih umum di pasaran saat ini.

Kedua, pola penggunaan juga berperan penting. Dalam eksperimen WolfyTech, beban kerja yang dibuat memungkinkan penulisan cached ke SSD. Hal ini memengaruhi bagaimana data ditulis ke sel memori NAND.

Ketiga, faktor usia dan jam operasional juga memengaruhi keandalan drive. Meskipun Sandisk P4 telah beroperasi selama 60.000 jam, drive ini masih menunjukkan performa yang stabil.

Ini bukan pertama kalinya SSD mampu bertahan melebihi batas TBW. Berbagai tes ketahanan SSD sebelumnya juga menunjukkan hasil serupa. Namun, kasus Sandisk P4 menarik perhatian karena drive ini sudah berusia 16 tahun dan menggunakan MLC NAND yang kini sudah langka.

Produsen memang merancang SSD untuk beroperasi melampaui rating TBW dengan margin yang cukup besar. Sandisk P4 menjadi bukti nyata bahwa rekayasa tersebut berhasil dengan baik.

Meski begitu, pengguna tetap perlu waspada. SSD yang sudah melampaui batas TBW mungkin memerlukan perawatan lebih sering dan menjadi kurang dapat diprediksi seiring waktu. Hal ini disebabkan oleh keausan fisik pada sel memori NAND akibat siklus Program/Erase (P/E) yang berulang.

Untuk pengguna yang ingin menjaga SSD tetap awet, disarankan untuk tidak menulis data secara terus-menerus hingga batas maksimal. Penggunaan normal sehari-hari umumnya tidak akan mendekati batas TBW dalam waktu singkat.

Eksperimen WolfyTech setidaknya memberikan gambaran bahwa SSD memiliki ketahanan yang lebih baik dari perkiraan banyak orang. Meskipun demikian, bukan berarti pengguna bisa mengabaikan perawatan komponen penyimpanan ini.

Dengan pemahaman yang tepat tentang TBW dan faktor-faktor yang memengaruhi ketahanan SSD, pengguna dapat memaksimalkan masa pakai drive mereka tanpa perlu khawatir berlebihan tentang batas garansi yang tertera.

Komentar

Belum ada komentar.