Singapura Setuju Penjualan Daging Olahan dari Laboratorium

Telset.id, Jakarta – Singapura menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui penjualan daging hasil olahan di laboratorium. Daging olahan itu dibuat oleh perusahaan rintisan Amerika Serikat bernama Eat Just.

Daging hasil olahan laboratorium ini dinilai cocok bagi beberapa orang yang tidak merasa nyaman memakan daging hewan pada umumnya.

Sekadar informasi, masih ada orang yang tidak nyaman dengan cara mendapatkan daging untuk dikonsumsi. Menurut mereka, cukup sadis apabila memelihara hewan hanya untuk disembelih.

Ada juga yang berpendapat, keinginan manusia untuk mengonsumsi daging mengakibatkan peningkatan jejak karbon. Dari hal-hal itu, muncullah perusahaan seperti Beyond Meat dan Impossible Foods.

Beyond Meat dan Impossible Foods adalah dua perusahaan yang menciptakan daging pengganti nabati semi-realistis. Namun, meskipun rasa dan teksturnya cukup nendang, daging jenis itu tetap saja rekaan.

{Baca juga: Biji Lobak, Daging, dan Keju Dirikim ke Stasiun ISS, Buat Apa?}

Beberapa perusahaan pun beralih ke daging hasil olahan di laboratorium. Faktanya, Singapura telah menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui penjualan daging hasil olahan di laboratorium.

Daging tersebut dibuat oleh perusahaan rintisan Amerika Serikat bernama Eat Just. Ayam yang dibudidayakan di laboratorium sekarang dapat dijual dan digunakan sebagai bahan makanan seperti chicken nugget.

Tidak seperti daging pengganti nabati, daging yang tumbuh di laboratorium dibuat dengan mengambil sel induk hewan yang kemudian dimasukkan ke media untuk membantu “tumbuh” menjadi nyata.

Sisi baiknya, seperti dikutip Telset dari Ubergizmo, Sabtu (5/12/2020), daging jenis itu sedikit lebih “etis” untuk dikonsumsi dan bebas antibiotik, masalah yang selama ini berkembang di industri peternakan.

Pertanyaannya, apakah keputusan Singapura akan mendorong negara lain? Bagaimana dengan Indonesia? Menurut para pakar kesehatan, konsumsi daging tersebut merupakan sebuah alternatif yang baik.

McD Juga Jualan Daging Nabati Olahan Sendiri

Burger Daging Nabati McDonald's
Burger McDonalds. Ilustrasi (Foto: Eatthis)

McDonalds kini menjual burger berisi daging nabati olahan sendiri. Presiden internasional McDonald’s, Ian Borden, menyatakan bahwa perusahaan berencana untuk menguji produk burger vegan yang mereka beri nama McPlant.

McDonald’s mengatakan bahwa mereka akan melakukan tes burger dengan daging dari sayuran hasil olahan sendiri itu di beberapa pasar pada tahun depan.

{Baca juga: McDonald’s Jual Burger Isi Daging Nabati Buatan Sendiri}

“McPlant dapat memperluas lini produk nabati, termasuk burger, pengganti ayam, dan sandwich,” ujarnya kepada USA Today.

Perusahaan raksasa siap saji ini memastikan bahwa McPlant memberikan rasa ikonik sandwich yang meresap dan memanjakan lidah. Buger isi ‘daging tiruan’ ini dibuat dengan patty nabati yang berair dan disajikan di atas roti biji wijen. (NM/MF)

SourceUbergizmo

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -