📑 Daftar Isi

Logo Rolls-Royce dengan latar belakang gelap sebagai penanda proyek reaktor SMR 470 MW

Rolls-Royce Gandeng ŠKODA JS, Pasok Komponen Reaktor Nuklir 470 MW

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Rolls-Royce tunjuk ŠKODA JS sebagai pemasok Control Rod Drive Mechanisms (CRDM) untuk reaktor 470 MW
  • Komponen CRDM mengatur output dan menangani keselamatan darurat
  • Nilai kontrak sekitar Kč 1 miliar Czech Koruna atau £35 juta per pembangkit
  • ŠKODA JS diakuisisi ČEZ pada 2022, keluar dari pemilik Rusia OMZ
  • Lanjutan MoU pengembangan lokasi di Republik Ceko dengan daya hingga 3GW
  • Proyek SMR ditargetkan ciptakan 40.000 lapangan kerja di Inggris pada 2050
  • Ada MoU tambahan dengan Estonia dan Turki, serta tiga unit SMR untuk Swedia

Telset.id – Rolls-Royce resmi menggandeng ŠKODA JS untuk memasok perangkat keselamatan kritis bagi rangkaian pembangkit listrik nuklir berteknologi turbin miliknya. Kemitraan ini menempatkan perusahaan Republik Ceko tersebut sebagai pemasok komponen Control Rod Drive Mechanisms (CRDM) untuk reaktor berdaya 470 MW, komponen yang berfungsi mengatur output sekaligus menangani kondisi darurat. Kesepakatan ini menjadi penanda penting bagi industri nuklir Eropa, karena nilai kontraknya diperkirakan mencapai Kč 1 miliar Czech Koruna atau sekitar £35 juta per pembangkit listrik Rolls-Royce.

ŠKODA JS bukan nama baru di sektor ini. Perusahaan yang pernah menjadi bagian dari organisasi ŠKODA Works lama itu akan merancang sekaligus memproduksi CRDM, perangkat yang vital untuk mengatur output dan menangani keselamatan saat terjadi keadaan darurat. Posisi ŠKODA JS di pasar dianggap sebagai pemasok “tier-one”, di tengah persaingan keahlian perangkat keras nuklir yang ketat di seluruh Eropa.

Penunjukan ŠKODA JS sebagai pemasok CRDM ini merupakan lanjutan dari Memorandum of Understanding (MoU) yang lebih awal bersama Rolls-Royce. Dalam MoU tersebut, perusahaan Inggris itu menyusun rencana pengembangan sejumlah lokasi di Republik Ceko untuk memungkinkan penerapan daya hingga 3GW. Langkah ini menunjukkan bagaimana kerja sama tingkat korporasi bergerak menuju tahap produksi komponen yang lebih konkret.

Concrete Shielding Columns for Nuclear Reactor

Reaktor Rolls-Royce SMR, yang juga disebut UK SMR, mampu menghasilkan output 470 MW energi. Kapasitas itu setara dengan 150 turbin angin darat, dan menawarkan alternatif rendah karbon yang selalu aktif serta nyaris tak terlihat, berbeda dengan konstruksi baja dan fiberglass yang mengubah lanskap. Posisi teknologi ini menjadikannya salah satu opsi pembangkit yang diperhitungkan di pasar energi bersih.

Daniel Beneš, Chairman of the Board of Directors sekaligus CEO ČEZ, menegaskan peran strategis perusahaannya dalam kesepakatan ini. “Peran ČEZ sebagai mitra strategis dan pemegang saham Rolls-Royce SMR-lah yang menjadi kunci keberhasilan bagi perusahaan-perusahaan Ceko. Škoda JS kini menghadapi tugas mengembangkan prototipe khusus untuk small modular reactor agar selanjutnya dapat memasoknya ke Rolls-Royce SMR di seluruh dunia,” ujarnya.

Kepemilikan ŠKODA JS sendiri mengalami perubahan signifikan pada 2022. Perusahaan itu diakuisisi oleh ČEZ, perusahaan listrik milik negara Republik Ceko, yang sekaligus mengeluarkannya dari pemilik sebelumnya asal Rusia, OMZ. Perubahan ini memberi bobot tersendiri pada posisi ŠKODA JS sebagai pemasok strategis dalam proyek bernuansa geopolitik energi Eropa.

Chris Cholerton, Rolls-Royce SMR Chief Executive, menyoroti rekam jejak mitranya. “ŠKODA JS telah membuktikan kemampuannya dalam menghadirkan salah satu komponen terpenting di pembangkit listrik kami. Sebagai salah satu dari sedikit bisnis di Eropa yang mampu menyediakan komponen vital ini, kami bangga telah mengamankan Skoda JS sebagai pemasok strategis, yang lebih jauh menunjukkan manfaat industri dari proyek ini,” katanya.

Rolls Royce mtu Series 4000 engine

Rolls-Royce dipandang sebagai salah satu pembangun SMR terdepan, sebuah perluasan dari teknologi turbinnya. Teknologi ini berakar sejak tahun 1940-an dan selama bertahun-tahun diadaptasi untuk propulsi berbagai jenis kendaraan, baik darat, laut, maupun udara, serta untuk pembangkit listrik. Di sisi lain, ŠKODA JS memiliki warisan yang tak kalah penting dengan pengalaman sekitar 70 tahun di bidang tenaga nuklir.

Proyek Rolls-Royce SMR diproyeksikan menciptakan 40.000 lapangan kerja di Inggris pada 2050 dan menargetkan £250 miliar nilai ekspor. Rolls-Royce juga memiliki Memorandum of Understanding tambahan dengan Estonia dan Turki, serta sedang mengirimkan tiga unit SMR ke sejumlah lokasi di pesisir barat Swedia. Jaringan kerja sama ini memperlihatkan ambisi ekspansi yang tidak terbatas pada satu negara saja.

Posisi SMR dalam Peta Energi Nuklir

Small modular reactor dipandang sebagai masa depan tenaga nuklir karena memberi opsi perakitan di lokasi, alih-alih memerlukan proyek rekayasa sipil berskala besar. Meskipun berukuran dan beroutput lebih kecil, yakni menyediakan 300 MW alih-alih 1.000 MW, reaktor jenis ini juga lebih terjangkau dibandingkan pembangkit listrik nuklir tradisional dan dapat ditempatkan lebih dekat ke kawasan industri.

Akademik Lomonosov, the world's first nuclear-powered ship

Kombinasi antara kapasitas 470 MW dari Rolls-Royce SMR dan komponen keselamatan dari ŠKODA JS menempatkan proyek ini pada posisi yang diperhitungkan dalam lanskap transisi energi. Dengan nilai kontrak sekitar £35 juta per pembangkit dan target ekspor yang besar, kemitraan ini menegaskan bahwa rantai pasok komponen nuklir Eropa tengah membentuk ulang dirinya, termasuk melalui peralihan kepemilikan ŠKODA JS dari OMZ ke ČEZ pada 2022.

Bagi pasar energi, langkah ini menandai bahwa pengembangan SMR tidak lagi sebatas wacana desain. Keterlibatan pemasok tier-one seperti ŠKODA JS dalam memproduksi CRDM menunjukkan bahwa tahap industrialisasi komponen kritis telah berjalan, sejalan dengan rencana penerapan daya hingga 3GW di Republik Ceko yang tertuang dalam MoU sebelumnya.

Perluasan kerja sama ini juga menjadi sinyal bahwa model kemitraan lintas negara antara pengembang reaktor dan pemasok komponen akan menentukan kecepatan adopsi SMR. Dengan tambahan MoU di Estonia dan Turki serta pengiriman tiga unit ke Swedia, proyek Rolls-Royce SMR bergerak dari kesepakatan awal menuju pemenuhan komponen yang lebih terukur, termasuk melalui peran strategis ČEZ sebagai pemegang saham.

[INFO]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.