telset

Roket Blue Origin Siap Antar Wanita Pertama ke Bulan

Telset.id, Jakarta – Roket Blue Origin, perusahaan antariksa milik bos Amazon, Jeff Bezos, akan membawa wanita pertama ke permukaan Bulan. Dilaporkan, Blue Origin telah mengembangkan mesin bernama BE-7 untuk menjalani misi ini.

“BE-7 adalah mesin yang akan membawa wanita pertama ke permukaan Bulan,” terang Bezos dalam sebuah postingan di Instagram dengan video uji mesin di NASA Marshall Space Flight Center di Huntsville, Alabama.

Mesin BE-7, yang telah dikembangkan oleh Blue Origin selama bertahun-tahun memiliki waktu uji tembak 1.245 detik dan akan memberi daya pada sistem pendaratan di bulan bernama National Team Human Landing System.

Sistem ini dirakit pada 2019 yang dipimpin oleh Blue Origin. Tim tersebut beranggotakan Lockheed Martin Corp, Northrop Grumman Corp, dan Draper.

{Baca juga: Blue Origin Siap Lepas Landas Bawa 38 Muatan}

Dikutip Telset, Senin (7/12/2020), Blue Origin bersaing untuk mendapatkan kontrak pemerintah dalam beberapa tahun terakhir, bersaing dengan Elon Musk, pemilik SpaceX, serta Leidos Holdings Inc, pemilik Dynetics.

Blue Origin membangun sistem pendaratan bulan manusia berikutnya dari NASA untuk mengangkut manusia ke Bulan. April 2020, NASA memberikan kontrak pengembangan pendarat Bulan ke Blue Origin senilai USD 579 juta.

NASA siap untuk memilih dua dari tiga perusahaan pada awal Maret 2021 untuk terus membangun prototipe pendarat guna merealisasikan misi awak ke Bulan mulai 2024. Namun, dana NASA sekarang menipis.

Harga Wisata ke Bulan dengan Blue Origin

Sebelumnya sempat bocor harga tiket perjalanan ke Bulan. Dua karyawan Blue Origin yang tak bersedia diungkap identitasnya, telah membeberkan harga tiket wisata ke luar angkasa.

Kedua karyawan itu mengatakan bahwa harga tiket tersebut dibanderol sekitar USD 200 ribu hingga USD 300 ribu atau sekitar Rp 2,8 miliar sampai Rp 4,2 miliar per orang.

{Baca juga: Blue Origin Ungkap Harga Tiket Wisata ke Bulan, Berminat?}

Perusahaan roket milik Jeff Bezos itu memang santer dikabarkan segera merealisasikan paket wisata ke bulan. Jika semua persiapan tak menemui kendala, Blue Origin bahkan siap meluncur ke orbit lima tahun lagi atau pada 2023 mendatang.

“Program itu merupakan misi untuk membangun permukiman manusia di bulan,” kata Direktur Pengembangan Blue Origin, AC Charania, beberapa waktu lalu. (SN/MF)

SourceReuters

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0