SCIENCE-TECH

Ukurannya Mini, Robot Ini Mampu Obati Pasien Kanker Paru-Paru

Naufal Mamduh
Share

Telset.id, Jakarta – Teknologi robotik terus berkembang pesar, khususnya untuk membantu tenaga medis. Salah satunya robot tentakel berukuran kecil yang diklaim dapat membantu dokter untuk mengobati pasien yang menderita penyakit kanker paru-paru.

Para peneliti di University of Leeds menciptakan robot proof-of-concept yang dapat masuk ke paru-paru khususnya tabung bronkial terkecil, bagian yang selama ini sulit untuk diperiksa menggunakan bronkoskop.

Salah satu peneliti bernama Pietro Valdastri, mengatakan bahwa robot tentakel magnetik ini berukuran 2 milimeter dan berbentuk seperti kateter yang kerap dipakai dokter untuk memeriksa bagian dalam tubuh pasien.

Nantinya, robot tentakel yang didukung oleh tenaga magnet akan dimasukkan ke tubuh pasien. Lalu dokter akan mengendalikan robot dari luar melalui teknologi magnet yang telah disematkan di tubuh robot.

Baca juga: Robot Bedah STAR Lakukan Operasi Pertama

Karena ukurannya yang kecil dan bisa dikendalikan lewat tenaga magnet, membuatnya bisa lebih mudah bermanuver ke paru-paru ketimbang alat bronkoskop yang selama ini banyak digunakan di rumah sakit.

“Robot atau kateter tentakel magnetik yang berukuran 2 milimeter dan bentuknya dapat dikontrol secara magnetis agar sesuai dengan anatomi pohon bronkus dapat menjangkau sebagian besar area paru-paru,” kata Pietro.

Robot tentakel telah melalui tes menggunakan replika 3D dari pohon bronkial paru-paru.  Langkah selanjutnya peneliti akan mengujinya di paru-paru manusia yang telah meninggal, sebelum akhirnya dipakai oleh pasien yang masih hidup.

Pietro mengklaim kalau robot tentakel merupakan inovasi teknologi yang dapat membantu pengobatan pasien kanker paru-paru dan berbagai penyakit paru lainnya. Namun perlu beberapa tahun untuk pengembangan lanjutan sebelum robot tersedia di rumah sakit untuk membantu banyak pasien.

“Ini akan menjadi alat klinis penting dalam penyelidikan dan pengobatan kemungkinan kanker paru-paru dan penyakit paru-paru lainnya,” jelas Pietro Valdastri seperti dikutip tim Telset dari CNET pada Selasa (22/3/2022).

Baca juga: AS Buat AI untuk Pemulihan Cedera Tulang Belakang

Semoga saja robot tentakel magnetik bisa segera diaplikasikan di banyak rumah sakit, sehingga memudahkan dokter untuk mengobati pasien yang menderita penyakit kanker paru-paru. (NM/MF)

Leave a Comment