Seorang ahli bedah melihat melalui unit teleoperasi MedBot Toumai untuk operasi jarak jauh

Robot Bedah China Toumai Raih Sertifikasi EU Setelah Operasi Jarak Jauh

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Robot bedah jarak jauh Toumai dari Shanghai Microport MedBot resmi mendapatkan sertifikasi CE Mark dari Uni Eropa pada 22 Juni
  • Sertifikasi ini memungkinkan Toumai dipasarkan dan dipindahkan secara bebas di 27 negara anggota UE
  • Toumai sukses digunakan untuk operasi jarak jauh pertama di Inggris, dari London ke Gibraltar (1.500 mil)
  • Dr. Proskar Dasgupta melakukan operasi pengangkatan prostat pada Paul Buxton (62 tahun) di Maret 2026
  • Sistem terdiri dari konsol ahli bedah, kereta pasien, dan kereta visi dengan konektivitas 5G
  • MedBot mencatat 73% pendapatan dari luar negeri pada 2025, meningkat dari 20% di 2023
  • Teknologi ini memungkinkan pasien di daerah terpencil mendapatkan akses ke ahli bedah tanpa harus bepergian jauh

Telset.id – Robot bedah jarak jauh buatan China, Toumai, resmi mendapatkan sertifikasi CE Mark dari Uni Eropa. Izin edar ini diberikan setelah sistem tersebut sukses digunakan oleh seorang dokter bedah di London untuk mengoperasi pasien yang berjarak 1.500 mil di Gibraltar.

Shanghai Microport MedBot, perusahaan pengembang Toumai, mengumumkan pada 22 Juni bahwa sistem robot bedahnya telah menerima CE Mark. Sertifikasi ini merupakan stempel persetujuan Uni Eropa yang diperlukan untuk menjual produk di pasar bersama Eropa. Dengan izin ini, sistem Toumai dapat “dipindahkan dan dipasarkan” secara bebas di 27 negara anggota UE.

Keputusan ini menjadi tonggak penting bagi MedBot. Perusahaan tersebut mencatat bahwa 73 persen pendapatannya pada 2025 berasal dari penjualan luar negeri, meningkat drastis dari 20 persen pada 2023. Sertifikasi EU membuka peluang lebih besar bagi Toumai untuk diadopsi oleh penyedia layanan kesehatan di Eropa.

Toumai adalah sistem bedah jarak jauh yang terdiri dari tiga bagian: konsol ahli bedah, kereta pasien, dan kereta visi. Sistem ini memiliki ‘lengan’ robotik yang memungkinkan operator melakukan operasi pada area perut dan panggul. Konektivitas 5G digunakan untuk menghubungkan konsol ahli bedah dengan kereta visi dalam jarak jauh.

Persetujuan EU ini mengikuti keberhasilan penggunaan Toumai dalam operasi jarak jauh pertama di Inggris. Dr. Proskar Dasgupta dari London melakukan operasi pengangkatan prostat total pada Paul Buxton, seorang pria berusia 62 tahun yang menderita kanker prostat di Gibraltar pada Maret 2026.

Dalam wawancara dengan BBC, Paul Buxton mengatakan bahwa mengikuti prosedur eksperimental ini adalah “keputusan yang mudah” dan ia merasa menjadi “bagian dari sejarah medis”. Dr. Dasgupta juga mengungkapkan bahwa ia merasa “hampir seperti berada di sana” saat melakukan operasi pada Mr. Buxton.

Gibraltar, wilayah kecil Inggris di selatan Spanyol, hanya memiliki satu rumah sakit. Hal ini berarti penduduk mungkin harus melakukan perjalanan sejauh 1.500 mil ke utara menuju Inggris untuk prosedur yang lebih kompleks. Namun, Toumai dan sistem bedah jarak jauh memungkinkan pasien untuk dirawat oleh ahli tanpa harus bepergian.

Keberhasilan operasi jarak jauh ini menunjukkan potensi besar teknologi teleoperasi dalam dunia medis. Sistem seperti Toumai dapat mengatasi keterbatasan geografis dan memberikan akses keahlian bedah terbaik kepada pasien di daerah terpencil. Teknologi ini juga membuka peluang untuk kolaborasi internasional dalam prosedur medis kompleks.

Sertifikasi CE Mark menjadi bukti bahwa Toumai memenuhi standar keamanan dan kualitas yang ketat di Eropa. Langkah ini juga memperkuat posisi China dalam industri teknologi medis global, khususnya di bidang robotika bedah.

Dengan izin edar di Uni Eropa, MedBot dapat mulai menawarkan Toumai ke rumah sakit dan pusat medis di seluruh Eropa. Perusahaan berharap dapat memperluas adopsi sistem ini dan membantu lebih banyak pasien mendapatkan akses ke prosedur bedah berkualitas tinggi tanpa harus melakukan perjalanan jauh.

Operasi jarak jauh yang dilakukan Dr. Dasgupta menjadi bukti nyata bahwa teknologi ini dapat diandalkan. Konektivitas 5G yang stabil memungkinkan transmisi data real-time antara konsol ahli bedah dan kereta visi, sehingga dokter dapat mengendalikan lengan robotik dengan presisi tinggi meskipun berada ribuan mil dari pasien.

Penggunaan robot bedah jarak jauh juga dapat mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan perjalanan pasien. Pasien dapat tetap tinggal di rumah sakit setempat sementara ahli bedah dari kota atau negara lain melakukan operasi. Hal ini tidak hanya menghemat biaya dan waktu, tetapi juga mengurangi stres bagi pasien dan keluarga.

Ke depannya, teknologi ini dapat diterapkan untuk berbagai jenis operasi, tidak hanya untuk kanker prostat. Sistem Toumai dirancang untuk prosedur abdomen dan panggul, yang mencakup berbagai jenis operasi seperti histerektomi, kolektomi, dan operasi lainnya.

Pasar robotika bedah global diperkirakan akan terus tumbuh seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi ini. Sertifikasi EU untuk Toumai memberikan keuntungan kompetitif bagi MedBot dalam pasar yang semakin ramai. Perusahaan China ini kini dapat bersaing dengan pemain utama seperti Intuitive Surgical dengan sistem da Vinci-nya.

Keberhasilan MedBot mendapatkan CE Mark juga menunjukkan bahwa produk teknologi medis China semakin diakui secara global. Hal ini dapat membuka jalan bagi lebih banyak perusahaan China untuk memasuki pasar Eropa dan internasional.

Bagi pasien di daerah terpencil, teknologi ini menawarkan harapan baru. Mereka tidak lagi harus melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan perawatan dari ahli bedah terbaik. Dengan sistem seperti Toumai, akses ke perawatan medis berkualitas tinggi menjadi lebih merata.

Dr. Dasgupta, yang melakukan operasi bersejarah tersebut, menekankan bahwa teknologi ini dapat menyelamatkan nyawa. “Saya merasa hampir seperti berada di sana,” katanya kepada BBC, menggambarkan pengalamannya menggunakan sistem Toumai. Pernyataan ini menegaskan bahwa teknologi teleoperasi telah mencapai tingkat kematangan yang memungkinkan dokter bekerja secara efektif dari jarak jauh.

Dengan sertifikasi CE Mark, Toumai siap memasuki pasar Eropa. Langkah ini tidak hanya menguntungkan MedBot secara komersial, tetapi juga membawa manfaat besar bagi sistem kesehatan di Eropa dan pasien di seluruh dunia.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.