Telset.id β Pendapatan DRAM global melonjak 369% secara year-over-year pada kuartal ketiga 2026, dipicu kuatnya permintaan untuk pembangunan akselerator AI dan pusat data baru. Lonjakan ini menjadikan Samsung sebagai pemain terbesar dengan pangsa pasar 38%, diikuti SK hynix 29%, Micron 21%, dan CXMT 9%, berdasarkan laporan Counterpoint Research Global Memory Tracker 2026 Q3.
Kenaikan dramatis ini tercermin dari Average Selling Price (ASP) DRAM yang mencapai US$1,9 per gigabit, atau setara seperdelapan dari satu gigabyte. Angka tersebut menunjukkan betapa mahalnya komponen memori saat ini di tengah gelombang investasi infrastruktur AI yang belum menunjukkan tanda-tanda melambat.
Dominasi Samsung di pasar DRAM global menjadi sinyal penting bagi industri, terutama karena posisi perusahaan asal Korea Selatan itu kini semakin kokoh dibandingkan kompetitornya. Sementara SK hynix mencatat pertumbuhan pendapatan lebih dari 40% quarter-on-quarter, performa Samsung saat ini disebut berjalan lebih baik.
Pergeseran HBM3E ke HBM4 Ancaman bagi SK hynix
Di balik angka pertumbuhan yang mengesankan, laporan Counterpoint Research mengungkap adanya tantangan yang mengintai SK hynix. Perusahaan tersebut sebelumnya mendominasi penjualan HBM3E, tetapi pasar kini mulai beralih ke HBM4, segmen di mana Samsung justru memimpin.
Pergeseran generasi HBM ini menjadi persoalan serius bagi SK hynix yang selama ini bergantung pada HBM3E sebagai sumber pendapatan utama. Situasi serupa juga dihadapi CXMT, yang baru berencana memulai produksi massal HBM3E pada tahun depan sehingga posisinya tertinggal dari kompetitor.
Meski demikian, pasar memori tidak sepenuhnya suram bagi para pemain yang belum menguasai HBM generasi terbaru. Pasalnya, kebutuhan AI tidak seragam dan terus berkembang ke arah yang lebih beragam.
Agentic AI Dorong Permintaan DDR dan LPDDR
Kemunculan agentic AI disebut menjadi pemicu lonjakan permintaan DDR dan LPDDR, jenis memori yang digunakan sebagai system RAM, berbeda dari HBM yang umumnya dipakai pada kartu akselerator AI. Permintaan DDR naik 500% dan LPDDR 400% secara year-over-year.
CXMT tercatat sebagai perusahaan pertama yang memulai produksi massal LPDDR6 terbaru. Menariknya, Xiaomi 18 Fold menggunakan LPDDR6 untuk unit dengan RAM 16GB, sementara unit 12GB masih memakai LPDDR5X. Langkah CXMT ini menunjukkan bahwa persaingan di segmen memori konsumen juga semakin ketat, sejalan dengan dinamika pasar smartphone yang kerap diwarnai laporan riset, seperti riset Counterpoint terhadap merek pilihan anak muda.
Kendati demikian, HBM tetap menjadi jenis DRAM yang paling menguntungkan. Pendapatan dari penjualan HBM hampir dua kali lipat dibandingkan kuartal tahun sebelumnya, meski pertumbuhan pendapatan DDR dan LPDDR tercatat lebih cepat.
Baca Juga:
Laju kenaikan harga mulai melambat pada kuartal ketiga dibandingkan paruh pertama 2026, namun harga diprediksi tetap tinggi dalam waktu dekat. Bagi konsumen yang berencana melakukan upgrade PC, MS Hwang, Research Director di Counterpoint Research, menyampaikan kabar kurang mengenakkan.
βHarga memori akan tetap kuat tahun depan. Harga HBM, yang tertinggal dari DRAM komoditas tahun ini, kini mulai mengejar. Perjanjian jangka panjang (LTA) menopang harga dan pasokan akan tetap ketat karena fabrikasi baru utama tidak akan mulai berproduksi hingga 2028,β ujar MS Hwang seperti dikutip dari laporan tersebut.
Pernyataan ini menegaskan bahwa tekanan harga memori bukan persoalan jangka pendek. Pasokan yang ketat hingga 2028 menjadi faktor struktural yang akan memengaruhi harga perangkat elektronik konsumen, termasuk laptop dan PC rakitan, dalam beberapa tahun ke depan.
Bagi pasar Indonesia, kondisi ini turut menjelaskan mengapa biaya komponen RAM menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan produsen, sebagaimana terlihat dari langkah sejumlah vendor yang menyesuaikan strategi produksi mereka. Dinamika persaingan merek di pasar lokal juga tak lepas dari pengaruh tren global, seperti yang tergambar dalam laporan merek terlaris versi Counterpoint.
Secara keseluruhan, laporan Counterpoint Research Global Memory Tracker 2026 Q3 menggambarkan pasar DRAM yang tengah menikmati lonjakan luar biasa berkat AI, tetapi sekaligus menghadapi transisi teknologi yang mengubah peta kekuatan antarprodusen. Samsung memimpin di HBM4, SK hynix harus beradaptasi dari dominasi HBM3E, CXMT mengejar di LPDDR6, dan konsumen menghadapi kenyataan harga memori yang tetap tinggi hingga beberapa tahun mendatang.
[ META_DESCRIPTION]
Pendapatan DRAM global naik 369% YoY pada Q3 2026. Samsung kuasai 38% pasar, SK hynix 29%, Micron 21%, CXMT 9%. Harga memori tetap tinggi.





Komentar
Belum ada komentar.