📑 Daftar Isi

Roket New Glenn Blue Origin di landasan peluncuran

New Glenn Meledak: Target Terbang 2026 vs 2028 NASA

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Ledakan landasan New Glenn terjadi 28 Mei 2026 saat uji coba hotfire
  • Administrator NASA Jared Isaacman perkirakan perbaikan hingga 2028
  • CEO Blue Origin Dave Limp yakin terbang lagi sebelum akhir 2026
  • Tangki bahan bakar dalam kondisi baik, menara pendukung rusak
  • Blue Origin jadi mitra utama NASA untuk Artemis dan Moon Base
  • Misi keempat New Glenn batal bawa 48 satelit Leo Amazon
  • Landasan alternatif di Vandenberg baru siap 2028

Telset.id – Perbedaan pendapat mencolok terjadi antara Blue Origin dan NASA pasca ledakan landasan peluncuran New Glenn pada 28 Mei 2026. Administrator NASA Jared Isaacman memperkirakan perbaikan bisa memakan waktu hingga 2028, sementara CEO Blue Origin Dave Limp optimistis roket akan terbang lagi sebelum akhir tahun ini.

Ledakan terjadi saat Blue Origin melakukan uji coba hotfire di Launch Complex 36, Cape Canaveral, untuk mempersiapkan misi keempat New Glenn. Insiden ini menjadi pukulan berat bagi perusahaan antariksa milik Jeff Bezos tersebut, terutama karena New Glenn baru saja kembali diizinkan terbang oleh Federal Aviation Administration (FAA) setelah investigasi misi ketiga yang gagal.

Dalam pernyataannya kepada CNBC, Jared Isaacman menyebutkan bahwa pemulihan landasan akan “memakan waktu yang serius” dan timeframe 2028 “masih dalam batas kemungkinan.” Isaacman mengunjungi langsung lokasi ledakan pada 29 Mei untuk melihat kerusakan dan berbicara dengan tim teknis Blue Origin.

Namun, Dave Limp memiliki keyakinan berbeda. Melalui unggahan di X, ia menulis, “Kami akan terbang lagi sebelum akhir tahun ini. Gradatim Ferociter.” Unggahan tersebut muncul setelah Blue Origin mendapatkan kembali akses ke landasan dan memulai investigasi internal.

Kondisi Landasan dan Optimisme Blue Origin

Dave Limp memberikan update terkini mengenai kondisi Launch Complex 36. Ia mengonfirmasi bahwa tangki bahan bakar roket dalam kondisi baik. “Menara pendukung rusak, tetapi bisa diperbaiki di tempat tanpa harus dirobohkan dan diganti,” jelas Limp.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa fasilitas propelan, oksigen, hidrogen cair, dan tangki LNG semuanya dalam kondisi baik. “Ini adalah keberuntungan karena barang-barang ini memiliki waktu tunggu yang sangat lama,” tambahnya. Menara air juga disebutkan masih berfungsi.

Meski optimistis, penyebab pasti ledakan pada 28 Mei masih belum diketahui. Blue Origin masih melakukan investigasi mendalam untuk menentukan akar masalah sebelum dapat melanjutkan operasi.

Insiden ini mengingatkan pada peristiwa sebelumnya yang sempat menjadi perhatian publik. Sebelumnya, Roket Blue Origin Meledak saat uji coba dan mendapat tanggapan dari Elon Musk.

Dampak pada Misi NASA dan Amazon

Kecepatan perbaikan Launch Complex 36 menjadi krusial karena Blue Origin merupakan salah satu penyedia peluncuran utama NASA untuk program Artemis dan Moon Base. New Glenn memegang peran penting dalam mencapai tujuan badan antariksa tersebut.

NASA bahkan telah memilih Blue Origin untuk misi Moon Base I yang akan diluncurkan pada musim gugur tahun ini. Jika landasan tidak segera pulih, posisi Blue Origin dalam misi tersebut terancam.

Selain NASA, Amazon juga sangat bergantung pada Blue Origin. Perusahaan milik Jeff Bezos lainnya itu bergantung pada Blue Origin untuk meluncurkan satelit Leo guna layanan broadband yang direncanakan akhir tahun ini. Misi keempat New Glenn seharusnya membawa 48 satelit Leo ke orbit.

Situasi ini menjadi Pukulan Berat Blue Origin mengingat banyaknya proyek yang bergantung pada kesiapan New Glenn.

Alternatif Landasan di Vandenberg

Blue Origin sedang mengembangkan landasan peluncuran lain di Vandenberg Space Force Base, California. Namun, fasilitas tersebut masih jauh dari siap.

Perusahaan baru saja menegosiasikan sewa untuk Space Launch Complex (SLC)-14 dengan pemerintah AS. Proses persiapan fasilitas diperkirakan memakan waktu sekitar dua tahun, yang berarti landasan Vandenberg kemungkinan baru siap pada 2028.

Dengan demikian, Blue Origin menghadapi dua skenario: memperbaiki Launch Complex 36 secepat mungkin sesuai target Dave Limp, atau menunggu hingga 2028 untuk landasan alternatif. Perbedaan estimasi antara CEO Blue Origin dan Administrator NASA menambah ketidakpastian atas masa depan misi-misi yang menggunakan New Glenn.

Komentar

Belum ada komentar.