SCIENCE-TECH

NASA Voyager 1 Terima Pesan Aneh, Jangan-Jangan dari Alien?

Sigit Nugraha
Share

Telset.id – Pesawat ruang angkasa NASA Voyager 1 mengirimkan kembali beberapa data dari ruang antarbintang yang seketika membuat para insinyur garuk-garuk kepala. Data tersebut mengungkapkan NASA terima pesan dari Alien. Benarkah?

“Pembacaan orientasi pesawat ruang angkasa era 1970-an dihasilkan secara acak atau tidak mencerminkan skenario apapun,” kata pejabat Laboratorium Propulsi Jet NASA.

Data bermasalah berasal dari sistem artikulasi dan kontrol sikap atau AACS. Sistem membuat antena tetap mengarah ke Bumi, yang memungkinkan untuk mengirim data ke rumah.

Baca juga: Setelah ke Bulan, NASA Berencana Kirim Astronaut ke Mars

Dilansir Mashable, situasi aneh tersebut menimbulkan pertanyaan tentang masa depan misi jangka panjang. Sebab, NASA Voyager 1 terus mengembalikan data dari instrumen sains.

“Semua tanda menunjukkan bahwa kontrol masih berfungsi meski data tidak masuk akal.,” kata Suzanne Dodd, manajer proyek NASA Voyager 1 dan 2, dikutip Telset, Senin (23/5/2022).

Voyager 1 dan 2 berusia hampir 45 tahun, jauh melampaui harapan hidup. Ruang antarbintang adalah lingkungan radiasi tinggi sehingga  kejutan diperkirakan akan muncul.

Sekadar informasi, pesawat ruang angkasa Voyager 1 berjarak 14,5 miliar mil dari Bumi. Cahaya membutuhkan waktu 20 jam 33 menit untuk menempuh jarak tersebut.

Dengan kata lain, jeda antara menerima pesan dan menerima tanggapan adalah sekitar dua hari. “Ada beberapa tantangan besar bagi tim teknik,” kata Dodd.

Voyager 1 telah menjelajahi tata surya sejak 1977 bersama Voyager 2. Dua pesawat ruang angkasa itu digunakan untuk mempelajari Jupiter dan Saturnus selama lima tahun.

Baca juga: NASA “Goda” Alien dengan Kirim Foto Telanjang dan Peta Bumi

Berkat keberhasilan awal tersebut, para insinyur pun menggandakan tujuan misi untuk memasukkan dua planet raksasa lain, yakni Uranus dan Neptunus, sebagai target.

Voyager 1 dan 2 telah menjelajahi empat planet, 48 bulan, dan sejumlah medan magnet planet dan cincin. Mereka menghasilkan daya sekitar 4 watt lebih sedikit setiap tahun.

Tim misi telah mematikan peralatan untuk cadangan daya. Belum ada instrumen sains yang dimatikan. Tujuannya untuk menjaga Voyager berjalan melampaui 2025. [SN/HBS]

Leave a Comment