telset

Misteri Fosil Embrio Dinosaurus Langka Terkuak, Bentuknya Mirip Burung

Telset.id, Jakarta – Misteri fosil embrio bayi dinosaurus langka yang masih di dalam telur akhirnya berhasil dipecahkan oleh para peneliti. Fosil dinosaurus berusia 70 juta tahun tersebut ditelaah oleh para peneliti dari China, Inggris, dan Kanada.

Fosil ini sebenarnya pertama kali ditemukan di provinsi Jiangxi China pada tahun 2000 oleh seorang direktur Yingliang Group bernama oleh Liang Liu.

Saat menemukannya, Liang Liu hanya menyimpannya di ruang penyimpanan selama bertahun-tahun. Baru sekitar tahun 2010, saat pembangunan Museum Sejarah Batu Alam Yingliang China dilakukan, seorang staf museum menemukan fosil embrio bayi dinosaurus langka yang masih di dalam telur tersebut.

Dilansir Telset dari CNN pada Rabu (22/12/2021), fosil ini kemudian diriset oleh para peneliti dari China, Inggris, dan Kanada. Para peneliti mengungkap bahwa telur tersebut berisi kerangka embrio dinosaurus oviraptorid dengan bentuk yang sempurna atau sudah terlihat bentuk tubuhnya secara utuh.

Baca juga: Supersaurus Ditemukan Terpanjang Ditemukan

Fosil bayi yang diberi nama Baby Yingliang ini memiliki panjang 27 cm dan dibalut oleh telur dengan panjang 17 cm. Usia dari fosil ini diprediksi sekitar 70 juta tahun. Para peneliti juga menganalisa jika panjang dinosaurus bisa mencapai 2 hingga 3 meter ketika dewasa.

Fosil Dinosaurus yang Langka 

Fosil Bayi Dinosaurus

Peneliti menilai bahwa fosil ini tergolong fosil langka. Pasalnya, tulang bayi dinosaurus dinilai sangat rapuh sehingga sulit menjadi fosil. Sangat berbeda dengan tulang-tulang dinosaurus dewasa yang fosilnya sudah banyak ditemukan.

“Tulang bayi dinosaurus kecil dan rapuh dan jarang terawetkan sebagai fosil, membuat penemuan ini sangat beruntung, kata profesor di Universitas Calgary Kanada, Darla Zelenitsky.

“Ini adalah spesimen yang luar biasa. Saya telah mengerjakan telur dinosaurus selama 25 tahun dan belum pernah melihat yang seperti itu,” tambahnya.

Baca juga: Kalajengking Zaman Purba Seukuran Anjing

Zelenitsky juga berpendapat jika temuan ini sangat penting untuk mengupas lebih dalam mengenai proses pertumbuhan dinosaurus. Mulai dari di dalam telur, hingga menetas dan menjadi dewasa.

“Sampai sekarang, sedikit yang diketahui tentang apa yang terjadi di dalam telur dinosaurus sebelum menetas, karena hanya ada sedikit kerangka embrio, terutama yang lengkap dan terawetkan dalam pose kehidupan,” jelasnya.

Bayi Dinosaurus Seperti Bayi Burung 

Fosil Bayi Dinosaurus

Untuk meneliti fosil embrio bayi dinosaurus langka yang masih di dalam telur itu, peneliti membandingkan fosil burung dengan embrio oviraptorid lainnya. Ternyata, dinosaurus bergerak dan mengubah pose sebelum menetas dengan cara yang mirip dengan bayi burung.

“Kami terkejut melihat embrio ini terawetkan dengan indah di dalam telur dinosaurus, berbaring dalam postur seperti burung. Postur ini belum pernah dikenali pada dinosaurus non-unggas sebelumnya,” tutur peneliti dari University of Birmingham, Inggris Waisum Ma.

Baca juga: Ide Gila Elon Musk Hidupkan Lagi Dinosaurus

Perlu diketahui bahwa semua burung secara langsung berevolusi dari sekelompok dinosaurus berkaki dua yang dikenal sebagai theropoda. Anggota dari spesies ini adalah Tyrannosaurus rex dengan tubuh yang menjulang tinggi dan velociraptors dengan tubuh yang lebih kecil.

Namun belum diketahui, apakah fosil yang ditemukan ini adalah spesies dari theropoda atau tidak. Hingga kini penelitian masih dilakukan. (NM/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0