Ke Depan, Kacamata AR Bakal Berlayar LED

Telset.id, Jakarta – Sebagian besar kacamata AR menggunakan teknologi Liquid Crystal on Silicon (LCoS) di layar. Namun, baru-baru ini ada teknologi layar lain yang dinilai lebih baik untuk perangkat tersebut.

Menurut Phone Arena, microLED akan menjadi teknologi layar utama yang digunakan oleh kacamata Augmented Reality (AR) pada masa mendatang. Kacamata lain telah menggunakan proyeksi laser. Namun, muncul kekhawatiran bahwa beam laser akan merusak retina mata pengguna.

{Baca juga : Apple Cari ‘Ahli Sistem Syaraf’ untuk Kacamata AR?}

Berdasarkan laporan, layar AMOLED dapat menjadi kompetitor untuk microLED. Namun, layar MicroLED memiliki latensi lebih rendah, kontras lebih tinggi, dan masa pakai lebih lama jika dibanding layar AMOLED.

Layar itu juga 30 kali lebih terang jika dibanding layar AMOLED. MicroLED mungkin menjadi pilihan terbaik untuk kacamata AR. Kendati demikian, terdapat sejumlah kekhawatiran terkait dengan panel layar jenis tersebut.

Sejauh ini, layar microLED belum diproduksi secara massal. Samsung memperkenalkan prototipe panel layar microLED pada ajang CES. Tapi, proses produksinya cukup sulit dan menyebabkan kerugian biaya untuk teknologi ini.

Sementara itu, Apple telah mengembangkan panel layar microLED setelah membeli LuxVue Technology. Apple bahkan dilaporkan sampai mempekerjakan sebanyak 300 teknisi untuk proyek tersebut.

{Baca juga : Kacamata AR Tidak Laku, Snapchat Bakal Merugi?}

Karena kesulitan dalam memproduksi layar microLED, Apple dilaporkan hampir menyerah terkait pengembangan teknologi itu pada 2017 lalu. Salah satu ahli layar menyebut hal tersebut sebagai peluang emas untuk Apple.

Alasan yang mengemuka adalah semua orang disebut dapat membeli layar OLED atau LCD, namun Apple dapat memiliki microLED. Sebelumnya, Apple juga dirumorkan tengah mengembangkan kacamata AR. [BA/MS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here