šŸ“‘ Daftar Isi

ASML High-NA EUV scanner yang digunakan Intel Foundry untuk memproses lebih dari satu juta wafer 300mm

Intel Proses 1 Juta Wafer High-NA EUV, Kuasai 74% Pasar Global

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Intel Foundry memproses lebih dari 1 juta wafer 300mm di scanner High-NA EUV ASML
  • Angka mencakup R&D, sertifikasi peralatan, dan produksi volume Core Ultra Series 3 (Panther Lake)
  • ASML mencatat total 1,35 juta wafer High-NA diekspos; porsi Intel sekitar 74%
  • Sepuluh sistem EXE ASML beroperasi di empat pelanggan, tiga lainnya dikirim atau dipasang
  • Intel satu-satunya perusahaan yang menjalankan High-NA pada produk yang sudah dikirim
  • Harga per unit High-NA EUV mencapai $350 juta; TSMC baru mulai produksi volume pada 2030

Telset.id – Intel Foundry dan ASML mengumumkan bahwa Intel telah memproses lebih dari satu juta wafer 300mm menggunakan scanner High-NA EUV milik ASML. Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi SPIE Photomask Technology dan EUV Lithography di Monterey. Pencapaian ini menempatkan Intel sebagai pemain dengan pengalaman produksi High-NA EUV terbesar di dunia, di tengah tekanan yang terus meningkat pada ambisi foundry perusahaan.

Angka satu juta wafer tersebut mencakup proyek riset dan pengembangan (R&D) Intel sendiri, proses sertifikasi peralatan, serta produksi volume CPU Core Ultra Series 3, yang juga dikenal sebagai Panther Lake. Karena itu, angka ini tidak dapat dibaca sebagai satu juta wafer Panther Lake komersial yang sudah diproduksi perusahaan. Kedua perusahaan juga tidak menyebutkan angka produksi komersial secara spesifik.

Meski demikian, pencapaian ini tetap signifikan bagi salah satu pelopor terbesar di industri semikonduktor. Intel baru-baru ini sempat dianggap sebagai pemain yang tertinggal dalam perlombaan AI, bahkan ketika tekanan pada ambisi foundry-nya terus membangun. Kini, Intel menunjukkan kebangkitan dengan harga saham yang melesat hampir 155% year-to-date, seiring meningkatnya jumlah kolaborasi. Nvidia dan pemerintah Amerika Serikat bahkan mengambil saham di perusahaan tersebut untuk mendapatkan eksposur terhadap bisnis foundry-nya.

Dominasi Intel di Pasar High-NA EUV

Greet Storms, kepala manajemen produk High-NA ASML, menyatakan bahwa sistem EXE milik perusahaan secara kolektif telah mengekspos lebih dari 1,35 juta wafer. Sepuluh sistem beroperasi di empat pelanggan, sementara tiga sistem lainnya sedang dikirim atau dipasang. Angka ini menempatkan porsi Intel pada sekitar 74% dari total wafer yang diekspos yang disebutkan ASML.

Daftar pelanggan ASML mencakup beberapa pemain foundry terbesar dunia, termasuk TSMC, Samsung, dan SK Hynix. Namun, hanya Intel yang menjalankan High-NA pada produk yang sudah dikirim. Berdasarkan angka ASML sendiri, Intel telah melakukan sebagian besar eksposur wafer High-NA di dunia seorang diri.

Bagi investor, hal ini penting karena Intel memiliki keunggulan yang tidak dimiliki pesaingnya. Intel adalah satu-satunya perusahaan yang menjalankan High-NA pada produk yang sudah dikirim. Meski demikian, ada kemungkinan angka produksi aktual Intel jauh lebih rendah dalam industri di mana sebagian besar kompetitor terus berhati-hati terhadap High-NA EUV. TSMC, misalnya, tidak berencana memulai produksi volume High-NA hingga 2030.

ASML High NA EUV

Intel telah bertaruh besar pada teknologi ini, yang harganya mencapai $350 juta per unit, beserta keunggulan first-mover yang ditawarkannya. Keputusan ini menjadi taruhan strategis bagi perusahaan yang tengah membangun kembali posisinya di industri chip global.

Taruhan Besar dan Konteks Industri

Pencapaian satu juta wafer ini menjadi penanda penting bagi Intel di tengah lanskap industri semikonduktor yang kompetitif. Perusahaan yang sempat dipandang sebagai also-ran dalam perlombaan AI kini menunjukkan hasil nyata dari investasinya pada peralatan High-NA EUV. Dengan tiga sistem ASML yang masih dalam proses pengiriman atau pemasangan, kapasitas eksposur wafer global berpotensi terus bertambah.

Intel Foundry dan ASML menggunakan momen konferensi di Monterey untuk mengumumkan tonggak ini, menegaskan posisi Intel sebagai pelanggan utama teknologi High-NA EUV. Sementara kompetitor seperti TSMC menunda produksi volume hingga 2030, Intel telah mengoperasikan teknologi ini pada produk yang sudah dikirim ke pasar.

Intel

Angka 74% pangsa wafer High-NA yang diekspos menunjukkan seberapa jauh Intel meninggalkan pesaingnya dalam adopsi teknologi ini. Namun, karena angka satu juta wafer mencakup R&D dan sertifikasi peralatan, gambaran sebenarnya tentang volume produksi komersial masih belum terungkap sepenuhnya. Baik Intel maupun ASML memilih untuk tidak memberikan angka produksi komersial secara spesifik.

Langkah Intel ini juga mencerminkan dinamika lebih luas di industri chip, di mana adopsi teknologi litografi canggih menjadi penentu daya saing. Dengan harga $350 juta per unit sistem High-NA EUV, keputusan Intel untuk mengadopsi lebih awal merupakan komitmen finansial dan strategis yang besar. Keunggulan first-mover ini menjadi pembeda utama Intel dari TSMC, Samsung, dan SK Hynix dalam perlombaan teknologi manufaktur chip.

Pencapaian ini juga menjadi sinyal bagi pasar bahwa Intel serius merebut kembali posisinya di industri semikonduktor. Dukungan dari Nvidia dan pemerintah Amerika Serikat melalui kepemilikan saham menambah bobot strategis bagi bisnis foundry Intel. Dengan harga saham yang melesat hampir 155% year-to-date, pasar tampaknya merespons positif arah perusahaan ini.

Meski demikian, industri tetap menantikan bagaimana Intel mengonversi keunggulan teknologi High-NA EUV menjadi volume produksi komersial yang kompetitif. Kompetitor seperti TSMC yang menunda produksi volume hingga 2030 masih memiliki ruang untuk mengejar, sementara Intel berupaya memaksimalkan jendela keunggulan yang dimilikinya saat ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.