📑 Daftar Isi

David Wang, Deputy Chairman of the Board and Rotating Chairman at Huawei, delivering a keynote speech at HUAWEI CONNECT 2026

Huawei Perluas Ascend 960, Atlas 960 Sambung 15.488 Prosesor

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Huawei perluas Ascend 960 lewat Atlas 960 SuperPoD hingga 15.488 prosesor, naik dari 8.192 prosesor
  • Sistem hasilkan 30 EFLOPS FP8 dan 60 EFLOPS FP4, memori 4.460 TB, bandwidth 34 PB/s
  • UnifiedBus sambungkan hingga 4.096 NPU di Atlas 960E dengan memori bersama
  • Teknologi Hi-ONE dan NPO turunkan konsumsi daya lebih dari 550 kilowatt
  • Ascend 960DT hadir Q1 2027, 960PR Q3 2027, lalu Ascend 970 dan 980 pada 2028-2029

Telset.id – Huawei memperluas platform Ascend melalui roadmap Atlas 960 SuperPoD yang dirancang menampung hingga 15.488 prosesor Ascend 960, naik dari konfigurasi sebelumnya sebanyak 8.192 prosesor. Langkah ini menegaskan strategi Huawei untuk menutup keterbatasan performa akselerator tunggal dengan memperbanyak jumlah chip yang bekerja dalam satu lingkungan komputasi bersama.

Perusahaan menyebut sistem tersebut mampu menghasilkan 30 EFLOPS komputasi FP8 dan 60 EFLOPS menggunakan FP4, disertai kapasitas memori 4.460 TB. Bandwidth interkoneksinya dispesifikasikan pada 34 PB/s, sementara Huawei memperkirakan performa pelatihan mencapai 15,9 juta token per detik. Sistem ini ditujukan untuk menangani model AI berisi hingga 10 triliun parameter.

Huawei juga mempercepat pengembangan keluarga Ascend 960. Versi 960DT dijadwalkan hadir pada kuartal pertama 2027 dan 960PR pada kuartal ketiga 2027. Perusahaan menyatakan kedua versi akan tiba lebih cepat dari perkiraan sebelumnya, dan peningkatan performa telah melampaui roadmap awal.

UnifiedBus dan Strategi Interkoneksi Atlas 960E

UnifiedBus menjadi arsitektur interkoneksi Huawei untuk menghubungkan prosesor, memori, dan komponen lain di dalam sistem komputasi AI berskala besar. Arsitektur ini diterapkan pada Atlas 960E, varian 960 yang menyambungkan hingga 4.096 NPU dan memberi mereka akses ke memori bersama di seluruh SuperPoD.

David Wang, Deputy Chairman of the Board and Rotating Chairman at Huawei, delivering a keynote speech at HUAWEI CONNECT 2026

Huawei menggabungkan UnifiedBus dengan teknologi optik Hi-ONE untuk memperluas koneksi optik berkecepatan tinggi lebih dalam ke sistem komputasi. Pendekatan ini memakai near-packaged optics atau NPO, yang menempatkan komponen optik lebih dekat ke prosesor guna meningkatkan kecepatan transmisi dan menekan konsumsi energi. Huawei menyatakan desain tersebut membantu SuperPoD memindahkan data antar ribuan prosesor tanpa sepenuhnya bergantung pada koneksi optik konvensional di luar sistem komputasi.

Atlas 960E dapat menggunakan sekitar 5.500 unit Hi-ONE sebagai pengganti sekitar 48.000 modul optik 800G konvensional. Konfigurasi ini mampu menurunkan konsumsi daya lebih dari 550 kilowatt pada sistem interkoneksi prosesor. Arsitektur tersebut juga memberi Atlas 960E performa komputasi 8 EFLOPS FP8, dan menurut Huawei mendukung model berisi hingga 10 triliun parameter.

Sistem Atlas 960E juga dapat terhubung ke SuperCluster berisi 512.000 NPU, dengan arsitektur yang pada akhirnya mendukung konfigurasi sejuta prosesor. Sistem berskala lebih besar ini penting karena Huawei tidak dapat mengandalkan performa akselerator tunggal semata untuk mempersempit jarak dengan Nvidia. Strateginya menggabungkan lebih banyak prosesor dengan komunikasi yang lebih cepat, sehingga ribuan chip dapat beroperasi dalam lingkungan komputasi bersama.

UnifiedBus menjadi krusial karena ribuan prosesor harus terus bertukar data selama beban pelatihan dan inferensi AI yang menuntut. Dalam konteks ini, UnifiedBus Huawei berfungsi sebagai jalur komunikasi utama yang menentukan seberapa efisien sistem berskala besar dapat bekerja.

Roadmap Ascend 970 dan 980 hingga 2029

David Wang, deputy chairman dan rotating chairman Huawei, menyatakan perusahaan mengembangkan seri chip Ascend dengan siklus satu generasi per tahun. “Pada 2028 dan 2029, kami akan meluncurkan chip Ascend 970 dan 980,” ujar David Wang. Ia menambahkan bahwa berkat Tau (τ) Scaling Law, spesifikasi komputasi kedua chip tersebut akan terus berlipat ganda.

Pernyataan tersebut menempatkan percepatan Ascend 960 sebagai bagian dari peta jalan yang lebih panjang. Huawei tidak hanya menambah jumlah prosesor per sistem, tetapi juga menyiapkan generasi chip berikutnya dalam rentang waktu yang relatif rapat. Bagi pasar, chip AI Ascend tetap menjadi instrumen utama Huawei dalam bersaing di segmen komputasi AI berskala besar.

Pendekatan yang menggabungkan jumlah prosesor besar, memori bersama, dan interkoneksi cepat menunjukkan bahwa Huawei memposisikan UnifiedBus sebagai fondasi, bukan pelengkap. Selama beban kerja AI terus tumbuh, kemampuan memindahkan data antar ribuan chip dengan overhead komunikasi rendah akan menentukan seberapa jauh arsitektur ini dapat diskalakan.

Untuk konteks pasar perangkat Huawei yang lebih luas, lini produk konsumen perusahaan juga bergerak, seperti yang terlihat pada MatePad Air 2026 yang resmi masuk Indonesia. Namun pada segmen infrastruktur AI, roadmap Ascend 960 dan UnifiedBus menjadi poros utama strategi Huawei menghadapi dominasi Nvidia.

[ META_DESCRIPTION]
Huawei memperluas Ascend 960 lewat Atlas 960 SuperPoD dengan 15.488 prosesor, UnifiedBus, dan bandwidth 34 PB/s untuk model AI 10 triliun parameter.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.