Badan Antariksa Eropa Sepakat Bawa Sampah Luar Angkasa ke Bumi

Sampah luar angkasa

Telset.id, Jakarta – Badan Antariksa Eropa menandatangani kontrak senilai USD 102 juta dengan perusahaan startup asal Swiss untuk membawa potongan-potongan besar sampah luar angkasa untuk kembali ke Bumi.

Badan tersebut mengatakan bahwa kesepakatan dengan ClearSpace SA akan mengarah kepada “misi pemindahan puing aktif pertama” pada 2025. Sebuah pesawat ruang angkasa pun dibuat khusus untuk misi ini.

Menurut laporan New York Post, seperti dikutip Telset, Selasa (1/12/2020), pesawat tersebut akan menangkap dan menjatuhkan sampah luar angkasa berupa bagian dari roket yang pernah digunakan untuk mengirimkan satelit ke orbit.

Para ahli telah lama memperingatkan bahwa ratusan ribu keping sampah luar angkasa yang mengitari planet, termasuk cermin astronot yang hilang, merupakan ancaman bagi satelit yang berfungsi.

{Baca juga: Ilmuwan Temukan Cara Melacak Sampah Luar Angkasa}

Bahkan, Stasiun Luar Angkasa Internasional terancam oleh keberadaan puing-puing itu. Beberapa tim sedang mencari cara untuk mengatasi permasalahan sampah yang “bergentayangan” di luar angkasa.

Sekadar informasi, objek yang dikeluarkan dari orbit yang disebut adaptor muatan Vespa yang digunakan untuk menahan dan kemudian merilis satelit pada 2013 lalu memiliki berat sekitar 247 pon.

Pesawat SpaceX Bersih-bersih Sampah Luar Angkasa

Pesawat SpaceX Sampah Luar Angkasa

Sebelumnya, Starship generasi terbaru milik SpaceX dapat membantu membersihkan sampah luar angkasa di orbit Bumi saat tidak membawa orang ke Bulan dan Mars. Starship adalah inti tujuan penjelajahan.

Bos SpaceX, Elon Musk, membayangkan duo roket-pesawat luar angkasa pada akhirnya “memikul” seluruh muatan luar angkasa. Jika semua berjalan sesuai rencana, tugas Starship tak hanya akan mencakup peluncuran orang.

{Baca juga: Pesawat SpaceX Bisa Bersih-bersih Sampah Luar Angkasa}

Presiden dan chief operating officer SpaceX, Gwynne Shotwell, menyoroti peran pembersihan sampah luar angkasa baru-baru ini. Ia mengatakan bahwa sangat mungkin Starship membawa beberapa badan roket mati dan sampah lain di luar angkasa.

“Memang tidak akan mudah. Namun, saya percaya bahwa Starship menawarkan kemungkinan untuk pergi dan melakukan tugas itu. Saya sangat bersemangat menuju ke arah tersebut,” kata Shotwell kepada kolumnis Time bidang teknologi, Patrick Lucas Austin. (SN/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here