Telset.id – Otoritas penerbangan Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA), telah memberikan izin kepada Blue Origin untuk kembali meluncurkan roket New Glenn setelah investigasi menyeluruh terhadap misi ketiga yang gagal. Keputusan ini membuka jalan bagi persiapan misi NG-4 yang sudah dimulai.
Insiden terjadi pada misi ketiga New Glenn (NG-3) pada April 2026 lalu. Meskipun roket berhasil mendaratkan booster tahap pertama untuk pertama kalinya, misi tersebut gagal menempatkan satelit AST SpaceMobile ke orbit yang tepat. Blue Origin mengonfirmasi bahwa kendaraan menempatkan satelit “ke dalam orbit yang off-nominal.” AST SpaceMobile kemudian mengungkapkan bahwa satelitnya berhasil terpisah dari kendaraan, namun “ketinggiannya terlalu rendah untuk mempertahankan operasi dengan teknologi pendorong onboard-nya dan akan dideorbit.”
FAA langsung menggrounding New Glenn setelah insiden tersebut dan membuka investigasi untuk “menentukan akar penyebab kejadian dan mengidentifikasi tindakan korektif.” CEO Blue Origin, Dave Limp, sebelumnya mengatakan bahwa data awal menunjukkan pada pembakaran kedua tahap atas roket, salah satu mesin BE-3U tidak menghasilkan daya dorong yang cukup untuk mencapai orbit target.
Setelah investigasi selesai, FAA akhirnya menyetujui laporan kecelakaan tersebut dan menerima langkah-langkah korektif yang telah diterapkan Blue Origin. Dalam pernyataan di X, perusahaan antariksa itu mengumumkan, “Persiapan NG-4 berlanjut — pembaruan akan segera hadir.”
Dalam pernyataan resmi ke SpaceNews, FAA mengungkapkan bahwa laporan akhir mengidentifikasi penyebab langsung kecelakaan “sebagai kebocoran cryogenic yang membekukan saluran hidrolik dan menyebabkan anomali daya dorong selama pembakaran mesin tahap kedua.” Blue Origin telah mengambil sembilan tindakan korektif sejak mengidentifikasi masalah tersebut untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.
Baca Juga:
Persiapan Misi NG-4
Blue Origin belum mengumumkan jadwal pasti untuk misi NG-4. Namun, Dave Limp baru-baru ini membagikan video yang menunjukkan transporter erector New Glenn dan mengungkapkan bahwa perusahaan sedang mempersiapkan pengujian hotfire terintegrasi, yang kemungkinan besar untuk misi yang akan datang.
Dalam postingannya, Limp menulis, “Video menyenangkan yang menampilkan ‘No, It’s Necessary’ diangkat ke Transporter Erector. Perhentian berikutnya integrated hotfire. ‘Never Tell Me The Odds’ juga ada di rumah (sedang dalam siklus refurb).”
Keberhasilan investigasi ini menjadi langkah penting bagi Blue Origin untuk membuktikan keandalan roket New Glenn. Dengan izin dari FAA, perusahaan dapat melanjutkan jadwal peluncuran yang sempat tertunda. Fitur baru pada roket ini juga menjadi sorotan setelah keberhasilan pendaratan booster tahap pertama pada misi sebelumnya.





Komentar
Belum ada komentar.