Astronom Temukan “Jalan Tol” ke Luar Angkasa

Telset.id, Jakarta  – Bepergian ke luar angkasa atau ke planet-planet yang jauh membutuhkan waktu bertahun-tahun. Namun kini para ilmuwan dikabarkan telah menemukan “jalan tol” untuk mempersingkat waktu tempuh ke luar angkasa.

Para astronom telah menemukan “jalan tol” kosmik yang dapat memotong waktu perjalanan ke luar angkasa secara signifikan. Mereka menyebutnya “œkelestial autobahn”.

{Baca juga: Pesawat Luar Angkasa Jepang Bawa Petunjuk Asal-usul Tata Surya}

Seperti dikutip Telset dari Ubergizmo, Senin (14/12/2020), para astronom telah menemukan rute dengan menghitung berapa banyak “jutaan” orbit Tata Surya yang dapat masuk ke dalam lipatan ruang angkasa.

Dalam salah satu contoh, mereka menemukan bahwa asteroid di dekat Jupiter dapat mencapai jarak Neptunus dalam waktu kurang dari 10 tahun. Secara teori, pesawat luar angkasa bisa ke sana lebih singkat.

Temuan jalan tol ini dapat membantu para ilmuwan merencanakan rute perjalanan ruang angkasa secara lebih baik untuk efisiensi maksimum. Dengan begitu, para astronom lebih memahami objek di dekat Bumi.

“Menggabungkan observasi, teori, dan simulasi akan meningkatkan pemahaman kita tentang mekanisme jangka pendek yang bekerja dalam populasi TNO, Centaur, komet, dan asteroid,” kata para peneliti.

{Baca juga: Wow! Jepang akan Bangun Lift ke Luar Angkasa}

Menggabungkan pengetahuan dengan gambaran tradisional tentang kekacauan jangka panjang, difusi melalui resonansi orbital, merupakan tugas yang berat dalam mempertimbangkan sejumlah besar energi.

Sebelumnya, para ilmuwan di Jepang mengambil langkah maju untuk mewujudkan impian bepergian ke luar angkasa dengan membuat lift khusus, yang tidak mengandalkan roket konvensional.

Menurut harian The Mainichi, yang dikutip Telset, tim peneliti dari Universitas Shizuoka Jepang dan lembaga lain akan melakukan tes pertama di ruang angkasa sebagai bagian dari proyek untuk membangun lift luar angkasa.

Lift ruang angkasa pada dasarnya mengangkut orang-orang dan pengiriman kargo di dalam mobil elevator yang bergerak di kabel yang menghubungkan Bumi ke stasiun luar angkasa.

Baca juga: Jepang Serius Garap Mobil Terbang

Tes ini adalah yang pertama kali mengeksplorasi pergerakan wadah pada kabel di ruang angkasa. Dua satelit kubik ultra-kecil berukuran 10 sentimeter di setiap sisi yang dihubungkan oleh kabel baja sepanjang 10 meter akan dibawa dari Pusat Angkasa Tanegashima Kagoshima ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. [SN/HBS]

 

SourceUbergizmo

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -