Prosesor Intel Tiger Lake akan Dibekali Teknologi Anti Malware

Telset.id, Jakarta – Makin canggih teknologi komputer, berbanding lurus dengan berkembangnya malware berbahaya yang siap menyerang. Melihat kondisi ini, Intel mengumumkan bahwa mereka akan menyematkan teknologi chip anti malware yang akan melindungi komputer atau laptop dengan prosesor Intel Tiger Lake.

Saat ini, perlindungan komputer dari malware bergantung pada software. Sayangnya, ini dianggap masih kurang efektif untuk mencegah menyusupnya malware atau virus berbahaya ke dalam perangkat.

Ditambah lagi efek buruk yang ditimbulkan menyebabkan kekhawatiran pengguna pada keamanan data-data yang mereka miliki di perangkat mereka.

{Baca juga: Chip Bikinan Intel Punya Kemampuan Mirip Hidung Manusia}

Menurut TrendMicro Zero Day Initiative, 63,2% dari 1.097 kerentanan menyerang memori. Malware menargetkan sistem operasi, browser, dan banyak aplikasi lainnya. Dibutuhkan integrasi perangkat keras yang mendalam untuk menghadirkan fitur keamanan yang efektif.

Sebagaimana dikutip Telset.id dari Ubergizmo, Selasa (16/06/2020), Intel mengumumkan akan membangun sebuah chip proteksi yang melindungi perangkat dari malware. Teknologi anti malware ini akan mulai ditanamkan di prosesor Intel Tiger Lake.

”Solusi keamanan yang berakar pada perangkat keras memberikan peluang terbesar untuk memberikan jaminan keamanan terhadap ancaman saat ini dan di masa depan,” ujar Tom Garrison, Vice President of Client Computing Group and General Manager of Security Strategies and Intiatives at Intel Corp.

Teknologi anyar tersebut bernama Intel Control-Flow Enforcement (CET). Menurut Intel, teknologi itu akan membantu memberikan perlindungan dari serangan malware.

Intel CET memberikan kapabilitas keamanan di tingkat CPU untuk membantu melindungi perangkat dari metode serangan malware yang umum. Sebelumnya, ini menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh perangkat lunak.

{Baca juga: Teknologi Baru Intel Bikin Suhu Laptop Jadi Adem}

Intel juga mengatakan bahwa mereka juga bekerja sama dengan Microsoft untuk mengintegrasikan fitur ini di Windows 10. Meskipun hanya akan bekerja pada komputer yang telah menggunakan prosesor Intel dengan dukungan CET.

“Keamanan produk kami adalah prioritas berkelanjutan, bukan peristiwa satu kali. Bersama dengan mitra dan pelanggan kami, kami terus membangun pondasi yang lebih terpercaya untuk semua sistem komputasi,” pungkas Garrison. (HR/MF)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -