Ngeri! Lubang Hitam “Muntahkan” Bintang dari Bima Sakti

Lubang hitam Bima Sakti

Telset.id, Jakarta  – Ketika kita menatap langit malam, ribuan bintang seolah tampak di hadapan kita, bukan? Nah, para astronom baru-baru ini mengidentifikasi bahwa satu diantaranya itu telah “dimuntahkan” oleh lubang hitam keluar dari Bima Sakti.

Tak lain dan tak bukan bintang yang dikenal dengan label S5-HVS1. Lokasinya sendiri berada dekat dengan lubang hitam supermasif di pusat galaksi. Lubang hitam “memuntahkannya” sekitar lima juta tahun lalu dengan kecepatan luar biasa.

{Baca juga: Ngeri! Black Hole Terbesar Sejagat Raya Ditemukan}

“Kecepatan bintang yang ditemukan begitu tinggi sehingga mau tidak mau akan meninggalkan galaksi dan tidak akan pernah kembali,” jelas Douglas Boubert, penulis makalah baru tentang bintang.

Menurut New York Post, dikutip Telset.id, Minggu (17/11/2019), benda langit yang memancarkan cahaya ini, yang ditemukan selama Southern Spectar Stream Spectroscopic Survey, melakukan perjalanan enam juta kilometer per jam.

Galaksi seperti Bima Sakti dipenuhi bintang-bintang yang selalu bergerak. Namun, jarang sekali dari mereka yang mencapai kecepatan seperti itu. Para peneliti mengatakan, S5-HVS1 melaju 10 kali lebih cepat.

“Kami menduga lubang hitam dapat mengeluarkan bintang berkecepatan sangat tinggi. Namun, tidak pernah ada hubungan yang jelas antara bintang dengan Galactic Center,” ujar penulis Sergey Koposov.

{Baca juga: Satelit NASA Tangkap Momen Langka Black Hole Melahap Bintang}

Lubang hitam mengeluarkan benda tersebut dengan kecepatan ribuan kilometer per detik sekitar lima juta tahun lalu. Peristiwa itu terjadi ketika nenek moyang manusia baru belajar berjalan menggunakan dua kaki.

Sebelumnya, para astronom berhasil merekam kejadian langka yang diambil dari satelit NASA saat sebuah bintang yang jaraknya sangat jauh dan dulunya berukuran sebesar matahari telah “dilahap” lubang hitam atau black hole mengerikan.

Satelit NASA bernama Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) telah menemukan sebuah bencana kosmik, yang biasa disebut sebagai Tidal Disruption Event (TDE).

{Baca juga: Orbiter Menangkap Foto Pemandangan Aneh di Planet Mars}

Peristiwa langka ini terjadi ketika sebuah lubang hitam menarik bintang yang mengembara ke cengkeraman gravitasinya, merobek-robek gasnya dan melemparkan materi bintang ke luar angkasa.

Hasilnya adalah sebuah lubang hitam dengan tanda cincin bercahaya, yang disebut disk akresi, yang pada akhirnya jatuh ke kedalaman juga. [SN/IF]

Sumber: New York Post

Previous articleHuawei Siapkan Pesaing Motorola Razr?
Next articleHuawei Bisa Kerja Sama Lagi dengan Perusahaan AS, Tapi…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here