NASA akan Lisensikan Ventilator Buatannya Secara Gratis

Telset.id, Jakarta  – NASA sedang berpacu membuat ventilator untuk membantu pasien Covid-19. NASA menyatakan akan lisensikan ventilator buatannya secara gratis.

Ventilator atau alat pernapasan merupakan alat vital di tengah pandemi virus corona. Perangkat tersebut membantu pasien dalam mengatasi sesak napas yang disebabkan oleh Covid-19.

Kabar baiknya, NASA melisensikan desain ventilator secara gratis sehingga perusahaan-perusahaan bisa mulai memproduksinya tanpa harus membuang waktu tambahan atau sumber daya untuk meneliti.

{Baca juga: Produsen Mobil SEAT Bikin Ventilator dari Wiper Kaca}

Sekadar informasi, insinyur dari Jet Propulsion Lab NASA melakukan inovasi untuk membantu menciptakan desain ventilator untuk digunakan pasien Covid-19. Mereka menggarapnya hanya selama 37 hari.

Ventilator itu bernama VITAL atau Teknologi Intervensi Ventilator yang Dapat Diakses Secara Lokal. Desainnya telah disetujui oleh FDA. Perusahaan dapat mulai membuat dan memberikannya ke rumah sakit.

“Sekarang kami memiliki desain. Kami bekerja untuk menyerahkan tongkat estafet kepada komunitas medis, kemudian ke pasien. Desain untuk lisensi bebas royalti,” kata Fred Farina, kepala inovasi Caltech.

VITAL berhasil diuji di simulator pasien manusia di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai. Ventilator tersebut berdesain cukup fleksibel dan dapat dimodifikasi untuk digunakan di semua rumah sakit.

{Baca juga: NASA Butuh 37 Hari Garap Ventilator Covid-19 Tekanan Tinggi}

VITAL tidak dirancang untuk menggantikan ventilator saat ini. Sebab, VITAL hanya bisa bertahan maksimal empat bulan. Dalam keadaan darurat dan genting, VITAL tentu akan sangat berguna bagi pasien.

Sebelumnya, NASA ikut turun tangan membuat ventilator, karena minimnya alat untuk penanganan pasien Covid-19 tersebut. Tapi tahukah Anda, satu unit ventilator Covid-19 bertekanan tinggi bisa memakan waktu penggarapan hingga 37 hari.

Para insinyur NASA yang bekerja di Jet Propulsion Laboratory mengembangkan ventilator Covid-19 tekanan tinggi yang dirancang khusus dengan mempertimbangkan pasien Covid-19. Penggarapannya butuh 37 hari.

Seperti dilansir New York Post, perangkat itu dinamai VITAL, kependekan dari Ventilator Intervention Technology Accessible Locally. Mereka berharap dapat membantu rumah sakit mengatasi kekurangan pasokan ventilator. [SN/HBS]

SOURCEUbergizmo
Previous articleHuawei MateBook X Pro Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Next articleHuawei MateBook D14 Tiba di Indonesia dengan AMD Ryzen 7

1 COMMENT

  1. ayo mendingan di coba bermain game di https://enakmain.com/ banyak game yang sangat menarik dari pada mikirin corona yang gak kelar”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here