Miliaran “Planet Jahat” Melayang Tanpa Terikat dengan Bintang

Planet jahat

Telset.id, Jakarta – Penelitian terbaru mengungkap bahwa ada lebih dari 100 miliar “planet jahat” yang melayang melalui Bima Sakti tanpa terikat bintang. Planet-planet itu mengambang bebas bergerak tanpa tujuan di luar angkasa.

Mereka mengambang bebas karena tidak terhubung dengan matahari atau bintang mana pun. Misi NASA mencoba menghitung berapa banyak planet jahat yang ada dengan prediksi jumlahnya akan melebihi jumlah bintang di galaksi.

Rekan penulis Profesor Scott Gaudi, seorang astronom di Ohio State University, mengatakan bahwa alam semesta mungkin memang penuh dengan planet-planet jahat. “Manusia bahkan tidak akan pernah menyadarinya,” ujar Gaudi.

{Baca juga: Rencana Bezos dan Musk Menjajah Antariksa Sama Gilanya}

“Kami tidak akan pernah tahu tanpa melakukan survei pelensaan mikro berbasis ruang angkasa yang menyeluruh seperti yang akan dilakukan oleh teleskop Roman,” imbuhnya, seperti dikutip Telset.id dari New York Post, Rabu (26/08/2020).

Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman, yang akan diluncurkan dalam lima tahun mendatang, diklaim dapat mengambil gambar Bima Sakti. Roman diklaim dapat menemukan planet yang punya jarak ribuan tahun cahaya dari Bumi.

Dinamai Nancy Grace Roman, seorang mantan Kepala Astronomi NASA yang memainkan peran penting di bidang astronomi luar angkasa, teleskop tersebut sengaja dirancang untuk menyediakan survei kosmik secara menyeluruh.

Meskipun tumbuhan liar telah dikenal selama bertahun-tahun, misi baru itu diharapkan akan mengungkapkan informasi baru tentang potensi miliaran di galaksi kita. Kira-kira, temuan baru apakah yang kemungkinan akan muncul?

Sebelumnya, diberitakan bahwa NASA akan menghapus nama-nama dari planet, galaksi, dan nama benda langit lainnya yang punya istilah “ofensif”. NASA sepertinya ingin mengedepankan “kebenaran politik” di luar angkasa.

Badan antariksa Amerika Serikat mengatakan bahwa semua planet serta benda langit di angkasa hanya akan dirujuk dengan nama ilmiah.

{Baca juga: NASA akan Hapus Nama “Ofensif” untuk Semua Benda Langit}

Di bawah aturan baru, “Nebula Eskimo” yang ditemukan pada 1787 oleh William Hershel hanya akan disebut sebagai NGC 2392. “Galaksi Kembar Siam” sekarang juga hanya akan dikenal sebagai NGC 4567 dan NGC 4568.

“Saat komunitas ilmiah bekerja untuk mengidentifikasi dan mengatasi diskriminasi serta ketidaksetaraan sistemik di semua aspek lapangan, nama panggilan kosmik tertentu dapat secara aktif berbahaya,” katanya.

“NASA sedang memeriksa penggunaan terminologi tidak resmi untuk benda-benda kosmik sebagai bagian dari komitmen terhadap keanekaragaman, kesetaraan, dan inklusi,” demikian tambah NASA lewat siaran pers. (SN/MF)

SOURCENew York Post
Previous articleMoto G9 Meluncur dengan Snapdragon 662 dan Baterai Jumbo
Next articleWah, MAXstream akan Tayangkan Konser dan Wisuda Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here