📑 Daftar Isi

Ilustrasi kamera pengawas Flock Safety yang terpasang di tiang listrik di kota Alpharetta, Georgia

Jaringan Kamera Flock Alpharetta Terhubung ke 2.300 Lebih Instansi

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Data kamera Flock Alpharetta dapat diakses oleh lebih dari 2.000 instansi di seluruh AS
  • Kota menerima data dari 1.300 entitas, dengan pertumbuhan 125 persen sejak Juni 2025
  • Alat Nationwide Lookup Flock sering aktif tanpa sepengetahuan departemen kepolisian
  • Beberapa petugas polisi mengundurkan diri karena penyalahgunaan teknologi Flock
  • Flock mengumumkan perubahan kebijakan: retensi data 7 hari dan alat Audit Assistance
  • Regulasi ALPR berbeda-beda di 24 negara bagian AS, California memiliki pembatasan paling ketat

Telset.id – Data dari kamera pengawas Flock Safety milik kepolisian Alpharetta, Georgia, ternyata dapat diakses oleh lebih dari 2.000 instansi di seluruh Amerika Serikat. Jaringan pertukaran data yang masif ini mencakup berbagai lembaga, mulai dari kampus, bandara, hingga badan investigasi federal, menjadikan Alpharetta contoh nyata betapa luasnya jangkauan jaringan kamera Flock yang dikelola perusahaan swasta tersebut.

WIRED mengungkapkan melalui permintaan dokumen publik bahwa Alpharetta, kota dengan sekitar 67.000 penduduk dan 120 polisi lokal, menjadi simpul pertukaran data raksasa. Kota ini mengirim data ke lebih dari 2.000 entitas dan menerima data dari lebih dari 1.300 entitas. Jumlah ini meningkat drastis sejak Juni 2025, dengan pertumbuhan 42 persen untuk penerima data dan 125 persen untuk pengirim data, menunjukkan ekspansi jaringan yang sangat cepat.

Jaringan ini tidak hanya terbatas pada departemen kepolisian. Data Flock Alpharetta terhubung dengan Morehouse College, Komisi Ikan dan Margasatwa Florida, penyidik penipuan Medicare di Illinois, hingga inspektur jenderal sebuah badan federal. Bahkan, Alpharetta bertukar data dengan sejumlah instansi yang tengah dilanda skandal penyalahgunaan teknologi Flock oleh oknum petugas, seperti Bibb County Sheriff’s Department, Savannah Police Department, dan Dallas Police Department.

Cara Kerja Pengaturan Berbagi Data Flock

Administrator Flock memiliki opsi untuk berbagi data secara otomatis dengan organisasi dalam radius tertentu, satu negara bagian, atau beberapa negara bagian. Mereka juga bisa memilih organisasi secara individual atau membatasi jenis data yang dibagikan, seperti video langsung atau arsip. Letnan Jason Hiott dari Kepolisian Alpharetta menyatakan bahwa departemennya akan “menyetujui secara otomatis” permintaan data dari instansi penegak hukum dalam radius 500 mil.

Flock mengklaim bahwa berbagi data dimatikan secara default untuk pelanggan baru. Namun, juru bicara Flock Paris Lewbel menambahkan bahwa “secara historis”, pelanggan dapat meminta data dari pelanggan lain dalam negara bagian yang sama atau dalam radius 50 mil. Klaim ini kontras dengan temuan di lapangan, di mana banyak departemen kepolisian tidak menyadari seberapa luas pengaturan pencarian yang aktif untuk petugas mereka.

Salah satu sumber kebingungan utama adalah alat Nationwide Lookup yang diperkenalkan Flock pada 2023. Alat ini memungkinkan pelanggan Flock mencari data plat nomor di seluruh negeri. Di Reynoldsburg, Ohio, pengacara kota Chris Shook mengungkapkan bahwa departemen kepolisiannya baru menyadari alat ini aktif pada Juni, padahal petugas mengira hanya bisa mencari kamera di dalam negara bagian Ohio. Flock mengakui alat tersebut aktif “sejak sebelum Februari 2025” dan menemukan pencarian nasional sudah dilakukan sejak Maret 2023.

Pengalaman serupa dialami Kepolisian Palo Alto, California. Manajer kota Ed Shikada mengklaim Flock mengaktifkan Nationwide Lookup “untuk semua pelanggan” pada pertengahan 2023, padahal hukum California melarang berbagi data ALPR dengan penegak hukum federal atau luar negara bagian. Palo Alto baru mengetahui alat ini pernah aktif pada Desember 2025, setelah Flock menonaktifkannya untuk semua penegak hukum California pada Maret 2025.

Komandan David Hart dari Kantor Sheriff Beltrami County, Minnesota, memilih membatasi pertukaran data hanya untuk instansi dalam negara bagian. Hart mengkritik kebiasaan petugas yang ingin mencari lebih banyak instansi tanpa alasan jelas. Data dari Reynoldsburg menunjukkan variasi ekstrem: seorang petugas bisa menanyai 53 jaringan Flock dalam satu pencarian, lalu 40 menit kemudian menanyai 5.392 jaringan dengan kode alasan yang sama.

Contoh lain datang dari Otoritas Bandara Regional Louisville, Kentucky. Instansi ini memiliki 13 kamera Flock dan berbagi data dengan 2.240 instansi federal, negara bagian, dan lokal di seluruh negeri. Natalie Ciresi Chaudoin, direktur hubungan masyarakat bandara, mengatakan pengaturannya diatur untuk “menerima permintaan berbagi data secara otomatis dengan instansi penegak hukum dalam negara bagian, sementara permintaan luar negara bagian ditinjau secara manual.”

Perbedaan Regulasi dan Respons Flock

Dua puluh empat negara bagian dan Washington DC memiliki undang-undang yang mengatur penggunaan ALPR. Illinois, misalnya, melarang penggunaan data ALPR dalam kasus kriminal terkait imigrasi atau aborsi sejak 2023. California menunjukkan pembatasan yang efektif: Pusat Intelijen Regional California Utara (NCRIC) hanya berbagi data dengan kurang dari 400 instansi, semuanya berbasis di California. Namun, instansi anggota NCRIC menjalankan lebih dari 57.000 kueri Flock dalam satu bulan, dengan 96 persen di antaranya menjangkau setidaknya 100 jaringan.

Menanggapi meningkatnya pemberitaan tentang penyalahgunaan teknologi, Flock mengumumkan perubahan pada 13 Agustus. Perusahaan merekomendasikan periode penyimpanan data ALPR selama 7 hari, turun dari 30 hari. Namun, pelanggan bisa membayar untuk perpanjangan penyimpanan data. Flock juga mewajibkan petugas memasukkan kode kasus kriminal sebelum mencari dan mengaktifkan alat Audit Assistance yang memindai perilaku abnormal secara otomatis.

Di Alpharetta, Kepala Polisi Trent Lindgren mengaktifkan alat Audit Assistance pada Juli setelah mempelajarinya. Pada 20 Juli, departemen membuka penyelidikan terhadap salah satu petugasnya, yang akhirnya mengundurkan diri pada 5 Agustus. Kasus ini menunjukkan bahwa pengawasan yang lebih ketat dapat mengungkap penyalahgunaan yang sebelumnya tidak terdeteksi dalam jaringan kamera Flock yang luas.

Fenomena ini bukan hanya terjadi di Alpharetta. Kamera Flock di Atlanta juga menjadi sorotan karena dinilai gagal menekan angka kejahatan. Sementara itu, Layanan Drone Amazon yang juga beroperasi di Atlanta menunjukkan bahwa kota ini menjadi pusat uji berbagai teknologi baru, baik untuk pengawasan maupun logistik.

Kasus Alpharetta menyoroti masalah mendasar: kompleksitas jaringan yang sulit dipahami bahkan oleh penggunanya sendiri. Petugas sering tidak tahu seberapa luas jangkauan pencarian mereka, sementara administrator tidak selalu memahami konsekuensi dari pengaturan default yang mereka gunakan. Dengan pertumbuhan jaringan yang mencapai 125 persen dalam setahun, pertanyaan tentang akuntabilitas dan transparansi jaringan kamera Flock menjadi semakin mendesak untuk dijawab.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.