Netflix Hengkang dari Rusia, 4 Film Batal Diproduksi

Telset.id, Jakarta – Netflix menjadi salah satu dari sekian banyak aplikasi populer yang memutuskan menarik diri dari Rusia. Kebijakan ini dilakukan untuk menanggapi konflik antara Rusia dan Ukraina serta penolakan Netflix atas Undang-undang baru mengenai siaran televisi di Rusia.

Netflix memiliki 2 alasan mengapa menghentikan layanan di Rusia. Dilansir Telset dari Engadget pada Selasa (8/3/2022), alasan utama adalah akibat perang antara Rusia dan Ukraina yang tengah berkecamuk.

Rusia sendiri berada di pihak yang memulai perang dengan Ukraina. Alasan lainnya, aplikasi ini tidak setuju terhadap UU Televisi Vitirina Rusia yang baru.

Dalam undang-undang tersebut, perusahaan televisi dan streaming yang memiliki lebih dari 100 ribu pelanggan wajib memasukan 20 saluran TV milik negara ke platform mereka, termasuk NTV dan Spa.

Baca juga: Cara Beli Paket Netflix di Minimarket Alfamart

Netflix yang memiliki sekitar 1 juta pelanggan memutuskan untuk menghentikan layanan, daripada harus mematuhi peraturan tersebut.

“Mengingat keadaan di lapangan, kami telah memutuskan untuk menangguhkan layanan kami di Rusia,” kata juru bicara Netflix kepada CNBC.

Selain menutup layanan di Rusia, Netflix juga menghentikan semua proyek yang berkolaborasi dengan seniman Rusia, termasuk 4 film dan serial yang sedang diproduksi.

Perusahaan streaming asal Amerika Serikat itu tidak menjelaskan sampai kapan layanannya ditutup, tetapi melihat situasi perang yang masih terjadi kemungkinan penutupan layanan akan berlangsung lama.

Baca Juga: Cara Daftar Netflix Tanpa Kartu Kredit, Harga Paket Terbaru 2022

Netflix Ikuti Jejak TikTok di Rusia

Netflix Rusia

Langkah Netflix menutup layanannya di Rusia mengikuti jejak TikTok. Pasalnya aplikasi milik Bytedance melarang pengguna di Rusia mengakses dan mengunggah konten live streaming dan video.

Alasannya hampir sama, yakni untuk menanggapi Undang-undang (UU) mengenai berita palsu yang baru disahkan oleh parlemen Rusia.

Melalui akun resmi, TikTok menjelaskan bahwa awalnya perusahaan ingin tetap beroperasi secara normal demi menghibur pengguna di tengah konflik Rusia dan Ukraina.

Akan tetapi setelah parlemen Rusia mengesahkan UU Berita Palsu, TikTok pun akhirnya menangguhkan layanan live streaming dan pembuatan konten video di Rusia.

Baca juga: TikTok Larang Peredaran Konten Video dari Rusia

Artinya pengguna di Rusia tidak bisa mengakses serta mengunggah fitur live streaming dan konten video di TikTok. Mereka hanya bisa mengakses fitur perpesanan di TikTok saja.

“Mengingat undang-undang berita palsu baru Rusia, kami menangguhkan streaming langsung dan konten baru ke layanan video kami,” jelas TikTok. (NM/MF)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0