SMS Phishing Mengintai Pengguna WhatsApp, Akun Bisa Dibajak!

Telset.id, Jakarta – Kejahatan siber menyasar pengguna WhatsApp. Masyarakat dihimbau untuk tidak asal membuka SMS yang mengatasnamakan WhatsApp, karena pesan tersebut bisa jadi merupakan phishing yang sangat berbahaya.

Baru-baru ini Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri memberikan himbauan kepada penguna WhatsApp. Polisi menyebut kalau ada modus baru dalam pembajakan aplikasi perpesanan tersebut.

Modusnya dengan mengirimkan SMS kepada pengguna, dan SMS tersebut mengaku berasal dari pihak WhatsApp.

BACA JUGA:

“Para penipu tak pernah kehabisan cara menjerat korbannya, termasuk melalui pesan penipuan yang dikirim dengan SMS. Salah satu bentuk penipuan SMS yaitu mengatasnamakan aplikasi pesan populer, WhatsApp,” tulis Bareskrim Polri dalam keterangannya.

Isinya berupa informasi yang menyebut kalau pengguna mendapatkan hadiah dan harus mengakses link yang ada di pesan tersebut. Polisi memperkirakan kalau link tersebut adalah jebakan phishing.

Dengan jebakan tersebut, para hacker dapat mencuri akun WhatsApp korban sehingga mereka tidak dapat mengaksesnya lagi.

“Sebagai tindakan pencegahan, jika Anda menerima pesan tersebut maka sebaiknya jangan meng-klik tautan yang dicantumkan. Mengingat pesan itu tidak dikirimkan langsung oleh pihak WhatsApp. Ada kemungkinan tautan akan menjebak konsumen seperti kasus phishing yang banyak terjadi,” sambung Bareskrim Polri.

Tips Cegah Akun WhatsApp Supaya Tidak Dibajak 

WhatsApp Dibajak

Berdasarkan informasi yang tim Telset himpun pada Rabu (15/6/2022), Bareskrim Polri memberikan sejumlah tips, supaya akun WhatsApp tidak dibajak atau menjadi korban phishing. Berikut ini tips lengkapnya!

BACA JUGA:

  • Keluar dari semua perangkat yang tidak dikenal dalam daftar WhatsApp Web. Cara ini akan menghentikan peretasan untuk membaca obrolan.
  • Jangan tinggalkan smartphone tanpa pengawasan.
  • Kunci semua aplikasi untuk mencegah agar tidak ada orang asing mengakses aplikasi Anda.
  • Jangan menghubungkan HP ke WiFi yang tidak dikenal.
  • Apabila WhatsApp Anda diretas, nonaktifkan akun dengan cara mengirim email support@whatsapp.com. Nantinya akun Anda akan otomatis terhapus kalau tidak diakses selama 30 hari.
  • Aktifkan fitur verifikasi 2 langkah yang ada di menu Pengaturan WhatsApp. Fitur ini menambahkan lapisan keamanan ekstra kepada aplikasi.

Semoga melalui himbauan ini, Anda bisa lebih waspada terhadap SMS yang tiba-tiba masuk ke ponsel Anda. [NM/IF]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0