Polisi Sita Server Situs Berbagi Foto Porno

Telset.id, Jakarta – Pekan lalu, polisi Belanda menyita server papan gambar anonim Anon-IB setelah melakukan penyelidikan selama setahun. Papan gambar tersebut biasa digunakan oleh warga di negara tersebut untuk ajang balas dendam dengan mengunggah foto porno sang rival.

Anon-IB adalah papan pesan anonim gratis yang memungkinkan pengguna mengunggah gambar dan diatur menurut lokasi dan subjek. Anon-IB adalah bagian dari ekosistem online, di mana pengguna bisa memperdagangkan foto syur yang rata-rata mempertontonkan kemolekan wanita.

Dilansir The Verge, investigasi khusus oleh polisi Belanda dimulai pada Maret 2017 setelah seorang wanita menemukan beberapa gambar pribadinya telah dicuri oleh oknum dan diunggah di Anon-IB. Ia lantas melaporkan temuan itu kepada pihak berwenang.

Penyelidikan selanjutnya, polisi menangkap seorang pria Culemborg berusia 31 tahun yang didapati memiliki sejumlah gambar syur dari wanita lain. Darinya, polisi lalu mencokok tersangka lain berjenis kelamin pria asal Groningen, berusia 35 tahun dan pria asal Heerlen berumur 28 tahun.

Tiga pria itu saling mengenal melalui Anon-IB. Via situs tersebut, mereka mencari gambar dari wanita tertentu dan menggunakannya untuk berbagi gambar. Pihak berwenangtelah mengambil data dari dua tersangka tambahan, syakni pria asal Terneuzen berusia 19 tahun dan pria Geleen berusia 26 tahun.

Polisi mengatakan bahwa empat dari tersangka telah mengantongi foto tak senonoh beberapa ratus wanita yang menjadi sasaran. Foto diambil dari email, media sosial, dan penyimpanan komputasi awan. Alamat untuk Anon-IB pun kini diarahkan ke sebuah pernyataan menuju PasteBin.

Baca juga: Duh, Orang akan Lebih Suka ‘Ngeseks’ dengan Robot

Pemilik Anon-IB berjanji tidak akan mengoperasikan lagi kembali situs tersebut. Namun, ia tak menjamin jika ke depan muncul kemarahan dari orang-orang yang biasa menggunakan Anon-IB untuk berbagi konten porno sebagai pelampiasan balas dendam. [SN/HBS]

Sumber: The Verge

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here