Duo Raksasa Rebutan “Hyperloop” di Timur Tengah

John Macdougall

Telset.id, Jakarta – Persaingan antara pengembang Hyperloop Transportation Technologies (HTT) dan Virgin Hyperloop One di Timur Tengah memanas. Mereka saling kecam penggunaan nama Hyperloop.

Ketua HTT mengatakan kepada CNBC bahwa perusahaannya lebih dulu memiliki merek Hyperloop. Nama tersebut diberikan untuk sistem transportasi kereta supercepat yang dikonsep oleh pendiri Tesla, Elon Musk.

“Kami adalah Hyperloop asli. Kami telah mengantongi hak mereknya. Virgin tidak seharusnya menggunakan nama serupa,” kata Bibop Gresta, Ketua HTT.

“Kami fokus kepada kendaraan penumpang. Kami adalah perusahaan pertama yang benar-benar membawa teknologi ini ke dunia nyata. Kami sedang membangun jalur komersial pertama di Abu Dhabi,” imbuhnya.

HTT adalah satu dari beberapa perusahaan yang mengembangkan Hyperloop. Sistem itu bekerja dengan mendorong pod melalui tabung besar, menggunakan magnet, dengan kecepatan hingga 750 mil per jam.

Berita Terkait: India Masuk Rute Hyperloop One, Indonesia Kapan?

HTT ingin membangun sistem transportasi kereta supercepat di Timur Tengah yang dapat mengurangi waktu perjalanan antarkota seperti Dubai, Abu Dhabi, dan Arab Saudi. HTT akan menghadirkannya pada 2020.

Di Timur Tengah, kompetitor utama HTT adalah Virgin Hyperloop One. Untuk memenangkan merek Hyperloop. kedua perusahaan adu cepat menghadirkan sistem yang bisa berfungsi untuk memberi solusi tranportasi massal.

Berita Terkait: Kereta Supercepat Hyperloop One Sukses Jalani Tes Pertama

CEO Virgin Group, Richard Branson, mengatakan kepada CNBC bahwa Hyperloop buatan perusahaannya akan beroperasi dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Lalu, siapa yang akan memenangkan persaingan?

Sumber : CNBC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here