Telset.id ā CEO SpaceX Elon Musk menyatakan akan mengganti nama unit kecerdasan buatan perusahaannya, SpaceXAI, menjadi SpaceXSI. Rencana perubahan nama ini mengikuti dorongan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menggunakan istilah super intelligence atau kecerdasan super sebagai pengganti artificial intelligence atau kecerdasan buatan.
Mengutip Reuters, Musk menyampaikan rencana itu melalui unggahan di platform X pada Minggu (4/10). Ia merespons pengguna yang menanyakan kemungkinan perubahan nama SpaceXAI menjadi SpaceXSI. āYa, kami akan melakukan perubahan itu,ā tulis Musk. Namun, Musk belum memberikan penjelasan tambahan mengenai rencana tersebut, termasuk kapan nama baru akan mulai digunakan.
Menurut pantauan CNNIndonesia.com pada Senin (5/10) siang, nama akun SpaceXAI di X belum berubah. SpaceXAI juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar mengenai pergantian nama itu. Sebelumnya, Musk juga membuat unggahan di X yang menyebut āTidak ada lagi AI. SI, ini lebih baik.ā
Baca Juga:
Dorongan perubahan istilah ini bermula dari pidato Trump di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September. āMulai saat ini, seluruh dokumen Amerika Serikat, dan semoga juga dunia, akan diubah untuk menggunakan istilah āsuperā yang jauh lebih akurat dibandingkan ābuatanā. Jadi, kecerdasan super,ā kata Trump. Dorongan tersebut kemudian dituangkan dalam perintah eksekutif yang ditandatangani pada Selasa (29/9).
Aturan itu mengarahkan seluruh kementerian dan lembaga federal menggunakan istilah ākecerdasan superā dan singkatan āSIā dalam komunikasi resmi. Cakupan perintah ini meliputi korespondensi resmi, komunikasi publik, dokumen kebijakan, serta materi non-hukum lainnya. Lembaga pemerintah AS juga diminta berhenti menggunakan istilah ākecerdasan buatanā dan singkatan āAIā dalam materi-materi tersebut, sebagaimana dilaporkan Anadolu.
Perintah itu turut meminta Asisten Presiden untuk Sains dan Teknologi menyusun usulan definisi federal mengenai kecerdasan super dan SI. Definisi tersebut harus mencerminkan ākemajuan teknologi yang terus-menerusā. Gedung Putih mengatakan perubahan istilah dilakukan untuk mencerminkan āpeluang besarā yang ditawarkan perkembangan teknologi baru.
Pemerintah AS juga menyebut negaranya sebagai pemimpin dunia dalam pengembangan kecerdasan super. Penggunaan istilah baru dinilai perlu untuk menggambarkan kemampuan dan potensi teknologi yang sedang dikembangkan. Washington menggambarkan AS sebagai tempat lahirnya kecerdasan buatan dan menyatakan telah memimpin pengembangan serta penerapannya selama lebih dari 70 tahun sejak AI mulai berkembang sebagai bidang penelitian.
Respons Elon Musk dan Dampaknya bagi SpaceXAI
Langkah Musk merespons kebijakan Washington ini menempatkan SpaceXAI pada posisi yang mengikuti arah kebijakan pemerintah AS. Perubahan nama menjadi SpaceXSI bukan sekadar penyesuaian istilah, melainkan bagian dari penyesuaian terhadap perintah eksekutif yang mengatur penggunaan bahasa resmi di lingkungan pemerintah federal. Meski demikian, hingga pantauan pada Senin (5/10) siang, nama akun SpaceXAI di platform X masih belum berubah.
Musk sendiri belum mengungkapkan detail teknis maupun jadwal penerapan nama baru tersebut. Pernyataannya di X hanya menegaskan komitmen untuk melakukan perubahan, tanpa menyertakan penjelasan lebih lanjut. Hal ini sejalan dengan beberapa langkah Musk sebelumnya di sektor teknologi, seperti ketika ia menyoroti berbagai persoalan pengembangan sistem kecerdasan buatan. Beberapa inisiatif Musk di bidang teknologi juga sempat menjadi sorotan, termasuk saat ia menjajaki kerja sama pabrik chip eksklusif melalui kolaborasi pabrik chip bersama TSMC dan Terafab.
Selain itu, Musk juga dikenal aktif dalam sejumlah proyek pertahanan dan otomasi. Ia sempat memimpin proyek Meridian Pentagon bersama Palmer Luckey, sebagaimana diberitakan dalam artikel tentang proyek Meridian Pentagon. Di sisi lain, Musk juga pernah menyatakan bahwa AI tak terkendali justru mempercepat pengembangan teknologi tersebut, seperti diulas dalam artikel mengenai klaim AI tak terkendali.
Kebijakan Istilah dan Posisi Amerika Serikat
Perintah eksekutif yang ditandatangani Trump pada 29 September menjadi dasar utama perubahan istilah ini. Aturan tersebut tidak hanya mengubah cara lembaga federal berkomunikasi, tetapi juga menetapkan arah definisi resmi yang harus disusun oleh Asisten Presiden untuk Sains dan Teknologi. Definisi federal mengenai kecerdasan super dan SI diharapkan mencerminkan kemajuan teknologi yang terus berkembang.
Gedung Putih menegaskan bahwa perubahan istilah ini bertujuan mencerminkan āpeluang besarā dari perkembangan teknologi baru. Pemerintah AS juga menempatkan dirinya sebagai pemimpin dunia dalam pengembangan kecerdasan super. Menurut Washington, penggunaan istilah baru diperlukan untuk menggambarkan kemampuan dan potensi teknologi yang sedang dikembangkan.
AS mengklaim sebagai tempat lahirnya kecerdasan buatan dan menyatakan telah memimpin pengembangan serta penerapannya selama lebih dari 70 tahun sejak AI mulai berkembang sebagai bidang penelitian. Dengan kebijakan ini, seluruh dokumen resmi AS, komunikasi publik, dokumen kebijakan, dan materi non-hukum lainnya diarahkan untuk menggunakan istilah ākecerdasan superā dan singkatan āSIā.
Langkah Musk mengikuti kebijakan ini menunjukkan bagaimana arah kebijakan pemerintah AS dapat memengaruhi penamaan dan komunikasi perusahaan teknologi yang beroperasi di sektor terkait. Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari SpaceXAI mengenai waktu penerapan nama baru maupun dampaknya terhadap operasional perusahaan. Nama akun SpaceXAI di platform X pun masih belum berubah hingga Senin (5/10) siang.





Komentar
Belum ada komentar.