Hati-hati Smartphone Terkoneksi ke Jaringan Wifi

Telset.id, Jakarta – Apakah di smartphone Android Anda pernah muncul pesan pop-up seperti ini? “To better experience the browsing, update to the last crome version”, Kalau pernah maka smartphone Anda mungkin sudah disusupi malware Roaming Mantis.

Malware Roaming Mantis yang menyerang smartphone Android dengan metode menyusup melalui router. Saat smartphone terkoneksi ke jaringan Internet melalui router yang telah terinfeksi, malware Roaming Mantis dapat menyeberang dari router ke smartphone. Pengguna smartphone Android sebaiknya berhati-hati dalam mengakses jaringan WiFi, karena ada kemungkinan ancaman mengintai.

Malware ini bekerja aktif dan dirancang untuk mencuri informasi pengguna dan mengambil alih perangkat Android. Para penelity Kaspersky Lab mempercayai bahwa para pelaku kejahatan cyber di balik malware ini bertujuan untuk mendapatkan keuntungan finansial dari operasi ini.

Temuan dari Kaspersky Lab mengindikasikan bahwa malware mencari router dengan celah keamanan, dan kemudian mendistribusikan malware melalui trik yang sederhana namun efektif dengan cara membajak DNS dari router yang diserang. Bagaimana metode menyerang router masih belum diketahui.

Setelah DNS berhasil dibajak, setiap usaha pengguna mengakses website apa pun diarahkan ke URL yang kelihatan seperti asli dengan konten palsu yang berasal dari server penyerang. Selama browser menampilan URL asli, pengguna kemungkinan akan percaya bahwa situs yang dikunjunginya asli.

Pengguna akan menemukan permintaan: “To better experience the browsing, update to the latest chrome version.” Klik pada link tersebut akan memicu instalasi aplikasi Trojan dengan nama ‘facebook apk’ atau ‘chrome apk’ yang menjadi backdoor Android penyerang.

Baca Juga : Pentagon Larang Militer AS Pakai Ponsel Huawei dan ZTE

Antara Februari dan April 2018, riset mendeteksi penyebaran malware di lebih dari 150 jaringan yang berlokasi sebagian besar di Korea Selatan, Bangladesh dan Jepang, tapi sasarannya kemungkinan lebih dari itu. analisa lebih jauh juga menunjukkan terjadi ribuan koneksi ke server penyerang secara harian, yang menunjukkan kemungkinan akan adanya serangan yang lebih besar.

Riset juga menemukan bahwa beberapa kode malware mengarah kepada mobile banking dan ID aplikasi game yang populer di Korea Selatan. Indikasi-indikasinya menunjukkan adanya motivasi mengambil keuntungan finansial dari gerakan ini. (MS)

Previous articleWindows 10 Kini Punya Screen Sketch, Seperti Apa?
Next articleXiaomi Luncurkan Aplikasi Pesaing Spotify dan Netflix

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here