Google Klaim Fitur AI Mode di Chrome Alami Error

Google Klaim Fitur AI Mode di Chrome Alami Error

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Google mengonfirmasi bahwa fitur yang memungkinkan pencarian di Chrome langsung masuk ke AI Mode adalah sebuah kesalahan dan tidak akan dirilis untuk publik. Pernyataan tegas ini disampaikan langsung oleh VP Search Engineering Google, Rajan Patel, melalui akun X miliknya.

Sebelumnya, Windows Report menemukan sebuah flag baru di Chrome Canary, varian browser paling eksperimental untuk pengembang. Flag tersebut, jika diaktifkan, akan mengarahkan pengguna langsung ke AI Mode saat melakukan pencarian, bukan ke halaman hasil pencarian standar. Publikasi tersebut mengonfirmasi bahwa fitur uji coba ini berfungsi dan tampak lebih matang dibanding prototipe biasa.

Menanggapi temuan itu, Rajan Patel dengan cepat memberikan klarifikasi. “Ini adalah sebuah error. Kami tidak berencana menjadikan AI Mode sebagai default untuk pencarian Chrome,” tulisnya di X. Ia juga menambahkan bahwa tidak ada rencana untuk meluncurkan fitur ini secara luas.

Lebih lanjut, Windows Report melaporkan adanya catatan dari pembuat kode flag tersebut yang menyatakan, “Ini hanya untuk eksplorasi. Tidak ada rencana saat ini untuk meluncurkannya.”

Saat ini, pengguna Chrome reguler akan diarahkan ke halaman “Semua” yang menampilkan AI Overview berisi ringkasan hasil pencarian, diikuti tautan biru ke situs web. Pengguna harus beralih secara manual ke AI Mode jika ingin menggunakannya. Dengan flag yang ditemukan di Canary, pengguna langsung dibawa ke AI Mode yang tampak dan berfungsi lebih seperti chatbot percakapan.

Meski Google membantah niat tersebut, perusahaan terus menambahkan lebih banyak fitur AI ke produk-produknya. Pada I/O 2026, Google meluncurkan “Intelligent Search Box,” yang dapat menerima video, gambar, file, dan bahkan tab Chrome sebagai input untuk kueri pencarian. Setelah pengumuman itu, DuckDuckGo mengalami lonjakan instalasi dan penggunaan, kemungkinan dari pengguna yang mencari alternatif tanpa paksaan AI.

Jika pengguna penasaran ingin melihat fitur eksperimental ini, mereka dapat membuka Chrome Canary dan mengunjungi chrome://flags. Akan ada opsi baru bertuliskan “Fulfill Searchbox Queries in AI Mode.” Deskripsinya menyebutkan fitur ini akan bekerja di Mac, Windows, Linux, dan ChromeOS.

Google juga baru-baru ini merilis Fitur Terbaru untuk keamanan pengguna, yaitu DBSC, yang menjadi tameng baru melawan pencurian cookie. Selain itu, pengguna juga bisa mempelajari Cara Anotasi PDF di Chrome menggunakan fitur bawaan.

Komentar

Belum ada komentar.