Intel: Piranti Pintar Terintegrasi Picu Komputasi Masa Depan

Presiden Intel Corporation, Renee James

Taipei– Teknologi prosesor kian menciut dari segi ukuran namun dapat memberikan performa yang luar biasa dan konsumsi daya yang makin rendah. Intel sebagai salah satu produsen prosesor melihat ke depannya piranti pintar yang terintegrasi akan memicu komputasi masa depan.

Presiden Intel Corporation, Renee James mengatakan bahwa evolusi komputer terus berkembang dari PC tradisional. Intel bersama dengan ekosistem teknologi di Taiwan ingin memulai sejarah panjang kolaborasi inovasi untuk mengembangkan infrastruktur dari cloud computing hingga berbagai piranti mobile serta perangkat wearable.

“Perbedaan kategori teknologi makin menipis ketika kita memasuki era komputasi yang terus terintegrasi. Nantinya form factor atau bentuk piranti tidak lagi menjadi prioritas karena semua piranti saling terintegrasi dan juga terhubung ke cloud,” kata Renee James dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/6/2014).

Berkat Moore’s Law, lanjut James, teknologi prosesor sudah kian menciut dari segi ukuran namun dapat memberikan performa yang luar biasa dan konsumsi daya yang makin rendah.

“Ponsel pintar, smart shirt, piranti 2-in-1 yang ultra tipis, ataupun layanan cloud yang terhubung dengan sebuah system, dapat makin terintegrasi berkat kerjasama Intel dengan ekosistem teknologi di Taiwan,” jelas James.

Menurutnya, teknologi serta produk Intel yang berkolaborasi dengan ekosistem teknologi, bertujuan untuk membangun sebuah gelombang teknologi baru yang tak hanya pintar, tapi juga terintegrasi satu sama lainnya, ke cloud dan juga ke kehidupan manusia.

Ia mengungkapkan, Intel ingin menciptakan teknologi yang dapat benar-benar menyentuh kehidupan manusia dan terus berupaya untuk membuat teknologi ini dapat dinikmati oleh banyak orang.

“Moore’s Law adalah pondasi yang memungkinkan terwujudnya harapan banyak orang akan produk teknologi dengan ukuran kecil namun memiliki performa bertenaga dan irit daya,” ujar wanita pertama yang menjabat sebagai presiden Intel Corporation itu.

Tak hanya itu, Moore’s Law juga mampu menekan biaya produksi yang membuat produk teknologi menjadi makin terjangkau oleh lebih banyak orang.

Mengacu pada hal tersebut diatas, James menyatakan komitmen Intel dalam menghadirkan berbagai pilihan SoC untuk tablet dan juga smartphone dalam berbagai bentuk, jangkauan harga, serta sistem operasi.

Saat ini, kata James, Intel telah memiliki 130 desain tablet dari berbagai OEM dan ODM yang telah dan akan muncul di pasaran sepanjang tahun 2014 ini. Beberapa diantaranyaakan diluncurkan di ajang Computex 2014.[HBS]

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0