Chip Bikinan Intel Punya Kemampuan Mirip Hidung Manusia

Chip Intel
Intel Labs’ Nabil Imam holds a Loihi neuromorphic test chip in his Santa Clara, California, neuromorphic computing lab. He and a research team from Cornell University are building mathematical algorithms on computer chips that mimic what happens in your brain’s neural network when you smell something. (Credit: Walden Kirsch/Intel Corporation)

Telset.id, JakartaIntel sepertinya tengah mengerjakan sebuah projek yang cukup menarik. Dikabarkan, Intel tengah mengembangkan artficial neural network atau jaringan saraf tiruan berupa sebuah chip yang dapat mencium bau, menyerupai kemampuan hidung manusia.

Seperti dikutip Telset.id dari Ubergizmo, Senin (23/03/2020), Intel mengklaim kalau mereka telah menemukan algoritma yang dapat meniru aktivitas otak manusia ketika mencium sesuatu.

Maka dari itu, Intel mengembangkan sebuah chip komputer yang dapat mencium bau. Cara kerjanya mirip dengan fungsi hidung manusia saat mencium bau yang ada di sekitar.

{Baca Juga: Intel Siap Rilis Chip Modem 5G Tahun 2020}

Sampai sekarang ini, kemampuan chip tersebut untuk mencium bau masih sangat terbatas. Dapat dibilang masih mustahil untuk membuat komputer yang memiliki indera penciuman yang sama seperti yang dimiliki oleh manusia.

Hingga saat ini chip artficial neural network atau jaringan saraf tiruan Intel masih dalam tahap percobaan. Saat ditanya mengenai kemungkinan pengaplikasian di masa depan, salah satu peneliti menyebutkan bahwa chip tersebut dapat digunakan sebagai perangkat pintar yang dapat mendeteksi bau tertentu dan memberikan notifikasi pada pengguna.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Terbaru}

Sebelumnya diberitakan, Intel punya solusi untuk masalah suhu panas yang bisa mengurangi performa laptop. Perusahaan asal Amerika Serikat ini menciptakan modul termal yang bisa menurunkan suhu laptop secara signifikan.

Desain modul termal Intel nantinya akan berfungsi menghasilkan pembuangan panas yang lebih baik di perangkat laptop. Desain baru ini disebut sanggup membantu turunkan suhu laptop dengan lebih baik. Presentase penurunan suhu sekitar 25 sampai 35% dari sebelumnya. Tentunya ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan.

{Baca Juga: Teknologi Baru Intel Bikin Suhu Laptop jadi Adem}

Saat ini, modul termal cenderung ditempatkan di antara bagian luar keyboard atau body bawah laptop. Jika rumor ini benar, desain baru Intel ini nantinya akan memiliki ruang uap dan juga menggunakan lembar grafit di belakang layar.

Ini akan membantu meningkatkan proses pembuangan panas secara keseluruhan, sekaligus menurunkan suhu laptop dengan baik. (HR/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here