Ini Syarat Iklan Kripto Bisa Tayang di Google

Telset.id, Jakarta – Google akhirnya membolehkan penayangan iklan kripto (cryptocurrency), setelah empat bulan lalu memberlakukan larangan iklan mata uang digital tersebut. Lantas, apa syarat iklan Kripto bisa tayang di Google?

Google sudah mengizinkan iklan Kripto untuk kembali dapat tayang di platform-nya. Meski begitu, iklan-iklan Kripto hanya akan tayang harus dengan syarat-syarat tertentu.

Menurut Engadget, Rabu (26/9/2018), perusahaan yang berniat memasang iklan kripto diminta mengajukan izin sertifikasi untuk memasang iklan.

Izin sertifikasi yang diberikan itu hanya berlaku di negara tertentu yang akan menjadi target peredaran iklan mereka.

Raksasa teknologi AS itu melihat adanya peluang untuk meningkatkan peredaran dan transaksi kripto di dua pasar besar dunia tersebut. Ini karena mata uang tersebut sudah memiliki aturan atau perhatian khusus kedua negara.

Baca juga: Kripto Akhirnya Boleh “Ngiklan” di Google

Contohnya adalah Komisi Bursa dan Sekuritas (SEC) AS telah menciptakan divisi patroli siber yang fokus pada kejahatan keuangan online untuk melakukan tindakan tegas terhadap pelaku penipuan terkait mata uang kripto.

Hasilnya, otoritas ini sudah membuat para perusahaan penjahat kripto di negeri Paman Sam berurusan dengan pengadilan atau kejaksaaan untuk mempertanggungjawabkan kejahatannya.

Jepang bahkan sudah memiliki regulasi dan bursa kripto sendiri, walaupun beberapa kali dibobol hacker dengan nilai ratusan miliar hingga triliunan. Sementara Korea Selatan dan China justeru menolak uang digital dengan sama-sama tegas melarang peredaran dan transaksi terkait kripto.

Sebelum Google menerapkan kebijakan melarang iklan yang mempromosikan mata uang kripto, pertukaran kripto, penawaran koin kripto awal (ICO) dan dompet kripto, Facebook sudah menerapkan kebijakan itu pada Januari lalu.

Baca juga: Google Assistant Tersedia untuk Android Auto, Ini Manfaatnya

Mirip-mirip kebijakan yang diterapkan Google, jejaring sosial paling beken sejagat ini juga sudah mencabut sejumlah poin larangan terhadap iklan terkait mata uang kripto. Sementara itu, Twitter nampaknya masih belum berencana mencabut larangan iklan terkait kripto. [WS/HBS]

 

Sumber: Engadget

 

Previous articlePengguna iPhone Xs Mengeluh Susah Dapat Sinyal
Next articleMicrosoft Rilis Office 2019 untuk Windows dan Mac

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here