Jaringan Telkomsel Siap Layani Lonjakan Trafik Lebaran

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
Drive test Telkomsel Ririek
Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah (kiri) memaparkan hasil uji jaringan (bayu/telsetnews)

DENPASAR –  Telkomsel telah merampungkan uji coba jaringan bersama media dari Banyuwangi ke Denpasar, yang melewati jalur darat, jalur laut (Ketapang – Gilimanuk) pada 5-6 Juni 2015. Dari hasil drive test di sejumlah jalur mudik, Telkomsel merasa puas dan ‘pede’ menyambut lonjakan trafik selama Ramadan dan Lebaran.

Selain di dua kota tersebut tersebut, Telkomsel juga melakukan uji jaringan di seluruh jalur mudik utama Pulau Jawa dan Sumatera. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang memilih jalur darat, tahun ini Telkomsel memilih jalur laut dari Banyuwangi ke Denpasar untuk menguji kesiapan jaringannya.

“Tahun ini kami tidak memilih jalur darat karena kami memastikan jalur darat sudah bagus. Makanya tahun ini kami lakukan test jaringan di jalur laut,” kata Direktur Network Sukardi Silalahi di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Jumat (5/6/2015).

Menurutnya, hasil uji coba jaringan memperlihatkan bahwa Telkomsel siap melayani pelanggan selama Ramadan dan Lebaran. Dia mengatakan, bahwa masa-masa menjelang mudik dan saat Lebaran, lonjakan trafik akan mencapai puncaknya.

“Layanan data dapat kami pastikan sebagai layanan yang akan mengalami peningkatan paling tinggi, mengingat semakin banyaknya pelanggan yang saat ini menggunakan layanan data untuk aplikasi-aplikasi di ponselnya,” terangnya.

Lebih jauh Sukardi menjelaskan, bahwa ada beberapa parameter yang dapat diamati dari pelaksanaan Drive Test, diantaranya adalah kuat daya pancar dan daya terima handset (Coverage), tingkat kesuksesan akses jaringan (CSSR), tingkat kontinuitas panggilan (CCSR/drop call), lamanya waktu pembangunan panggilan (CST, PDP Context Time), kualitas suara (MOS) dan speed (Data Throughput).

Jalur uji jaringan dari kota Banyuwangi ke Denpasar yang menempuh jarak sejauh 147 KM itu terdapat total 1.146 BTS Telkomsel, yang terdiri dari 847 BTS 3G dan 299 BTS 2G. Hasil pengujian menunjukan jalur mudik dan pariwisata ini siap melayani pelanggan selama Lebaran.

Dari hasil pengukuran dalam uji jaringan ini, Telkomsel mencatat skor untuk CSSR (Call Completion Success Rate) sebesar 98,83%, dimana target minimalnya adalah 90%. CCSR merupakan prosentase tingkat kesuksesan suatu hubungan sejak tersambung hingga salah satu pihak melakukan pemutusan.

Parameter kesuksesannya adalah komunikasi tanpa putus, tidak terjadi drop call (hubungan terputus). Bila angkanya  lebih besar dari 95%, berarti komunikasi telpon diterima, jika kurang dari 95% berarti telpon tidak diterima alias tidak tersambung.

Hasil lainnya menunjukkan CST (Call Setup Time) sebesar 5,77 detik. CST adalah waktu yang dibutuhkan (kecepatan) untuk melakukan panggilan ke pihak yang dituju, dalam hal ini dimulai saat pelanggan menekan tombol “Call/Yes” hingga mendengar nada panggil.

Sedangkan untuk CCSR (Call Completion Success Rate) tercatat sebesar 98,82%. CCSR merupakan prosentase tingkat kesuksesan suatu hubungan sejak tersambung hingga salah satu pihak melakukan pemutusan. Parameter kesuksesannya adalah komunikasi tanpa putus, tidak terjadi drop call (hubungan terputus).

Selanjutnya Telkomsel juga melaporkan untuk MOS (Mean Opinion Score) tercatat sebesar 97,83%. MOS menggambarkan tingkat kejernihan (kejelasan) suara dalam suatu komunikasi yang diukur dalam skala antara 0-5.

Dan untuk Data Throughput sebesar 1,970kbps. Throughput menggambarkan kecepatan jaringan Telkomsel dalam mengunduh data dalam satuan detik, dimana Throughput lebih kecil dari 64kbps adalah berarti jaringannya jelek, sedangkan jika Throughput 64 – 128 kbps artinya baik, dan jika Throughput di atas 128 kbps menunjukan jaringan sangat baik.

Jalur Mudik di Jawa

Drive Test Telkomsel jalur kereta di JawaTelkomsel juga menggelar uji jaringan di sejumlah wilayah yang selama ini merupakan jalur mudik di Pulau Jawa dengan menggunakan moda transportasi kereta api. Telkomsel melakukan uji jaringan di sepanjang jalur mudik utama pulau Jawa yang menempuh jarak sepanjang 1.689 km. Dalam pemaparan hasil drive test itu terlihat kualitas jaringan Telkomsel sudah cukup bagus dengan hampir tidak ada blankspot.

Menurut VP Network Quality Management Telkomsel, Hanang Setiohargo, bahwa hampir 96,94% wilayah jalur mudik di Jawa sudah tercover dengan jaringan 3G. Tercatat kualitas suara mencapai 95,47% dengan tingkat kesuksesan panggilan mencapai 97,88% (target minimal dari Kominfo 90%), dan hanya drop call 1,99% dengan waktu call setup 8,02 detik. Sedangkan data Throughput tercatat 1,970 kbps.

Jalur Sumatera >>

Jalur Mudik di SumateraDrive Test Telkomsel jalur mudik SumateraDalam kesempatan itu juga dipaparkan hasil uji jaringan di jalur mudik Sumatera yang menempuh jarak sejauh 6.135 km. Untuk wilayah Sumatera tantangan yang dihadapi lebih besar dibanding di Jawa, karena masih banyak area hutan. “Di Sumatera challenge yang kami hadapi lebih besar, karena masih banyak hutan,” jelas Hanang.

Dia menyebutkan bahwa saat ini lebih dari 50% area di jalur mudik Sumatera telah tercover jaringan 3G. Dan dari hasil drive test di jalur mudik Sumatera tercatat waktu call setup mencapai 7,01 detik, dengan drop call 2,09%, dan tingkat kesuksesan panggilan mencapai 99,23%. Sementara data Throughput bisa menembus 1,995 kbps, sedangkan kualitas suara di jalur yang sama mencapai 95,47%, yang artinya kualitas suara sudah bagus.

“Secara keseluruhan hasil uji jaringan 2015 Banyuwangi – Denpasar memperlihatkan Telkomsel siap untuk menyambut momen Ramadan dan Lebaran 2015 yang dipredikasi akan mengalami lonjakan yang cukup signifikan, terutama pada data,” kata Dirut Utama Telkomsel Ririek Adriansyah.

Telkomsel memperkirakan lonjakan trafik komunikasi diprediksi selama Ramadan dan Lebaran 2015 sekitar 10% -25% dibanding hari biasa.

Lonjakan trafik akan terjadi pada semua layanan, terutama SMS yang diprediksi naik 10% – 20% atau sekitar 1,15 miliar SMS yang terkirim. Sedangkan untuk layanan data diperkirana akan terjadi lonjakan 20% – 25% dengan jumlah 1,6 juta GigaByte.[HBS]