Telset.id – Apple masih bergulat dengan lonjakan permintaan Mac Mini yang belum sepenuhnya teratasi sejak tiga bulan lalu. Situasi ini diperparah dengan kenaikan harga jual dan waktu pengiriman yang semakin panjang, terutama untuk konfigurasi memori tinggi.
Meski stok dasar Mac Mini mulai tersedia kembali di toko online Apple, waktu pengiriman masih menunjukkan tekanan yang signifikan. Konfigurasi termurah dengan RAM 16 GB membutuhkan waktu pengiriman tiga hingga empat minggu jika dipesan langsung dari Apple. Bandingkan dengan MacBook Air dengan RAM 16 GB yang hanya memakan waktu dua hingga tiga minggu.
Yang lebih mengkhawatirkan, kelangkaan ini terutama dipicu oleh komponen memori. Semakin tinggi kapasitas RAM yang dipilih, semakin lama waktu tunggunya. Konfigurasi Mac Mini dengan RAM 36 GB memiliki waktu tunggu sekitar satu bulan. Sementara itu, varian dengan RAM 48 GB bisa memakan waktu tiga bulan atau lebih untuk sampai ke tangan pelanggan.
Situasi serupa juga terjadi pada lini Mac Studio. Model dengan memori 48 GB diperkirakan baru akan tiba dalam waktu 13 hingga 14 minggu. Waktu tunggu yang sangat panjang ini tentu menjadi masalah besar bagi pengguna profesional yang membutuhkan perangkat segera.
## Kenaikan Harga di Semua Lini
Apple secara diam-diam menghentikan konfigurasi awal Mac Mini dengan penyimpanan 256 GB seharga $599 pada awal Mei. Langkah ini secara otomatis menaikkan harga awal Mac Mini menjadi $799. Namun, pada akhir Juni, varian 256 GB tersebut kembali hadir dengan harga lebih tinggi, yaitu $699, naik $100 dari harga sebelumnya.
Kenaikan harga juga terjadi pada model 512 GB yang kini dibanderol $899, naik $100. Pola kenaikan ini sejalan dengan harga MacBook yang juga mengalami lonjakan serupa.
Yang paling parah terjadi pada lini Mac Studio. Harga awal M4 Max Mac Studio melonjak menjadi $2.499, naik $500. Sementara itu, varian paling bertenaga, M3 Ultra Mac Studio, mengalami kenaikan paling drastis dari $3.999 menjadi $5.299. Artinya, konsumen harus membayar hingga 25 persen lebih mahal untuk perangkat yang sama.
## Penyebab Utama: Lonjakan Harga Komponen
Apple menyebut kenaikan harga ini sebagai langkah yang “tidak terhindarkan”. Perusahaan mengaitkannya dengan melonjaknya harga komponen, terutama memori dan penyimpanan. Harga memori konsumen mulai meningkat pesat pada akhir 2025, dan produsen laptop sudah mulai memperingatkan investor tentang kelangkaan yang akan terjadi pada 2026.
Sekarang, dampak penuhnya mulai terlihat. Apple dilaporkan sedang mencari sumber alternatif untuk komponen memori, termasuk dari perusahaan China yang sebelumnya masuk daftar hitam. Namun, ini adalah masalah jangka panjang yang tidak bisa diselesaikan dalam waktu dekat.
Sebagian besar perkiraan industri menyebutkan bahwa biaya memori tidak akan turun setidaknya hingga tahun 2030. Produsen memori SK Hynix bahkan menyatakan bahwa 2027 mungkin akan menjadi “tahun terburuk” untuk kelangkaan ini. Artinya, konsumen harus bersiap menghadapi harga tinggi dan ketersediaan terbatas dalam waktu yang cukup lama.
## Dilema Pembeli: Pesan Sekarang atau Tunggu Model Baru?
Situasi ini menempatkan Apple dalam posisi yang rumit. Perusahaan belum memperbarui Mac Mini sejak Oktober 2024, namun rumor sudah beredar tentang pembaruan chip M5 pada musim gugur tahun ini. Artinya, jika Anda memesan M4 Mac Mini sekarang, ada kemungkinan perangkat baru akan tiba setelah model yang lebih baru diumumkan.
Bagi yang membutuhkan perangkat segera, Amazon menjadi pilihan tercepat. Meskipun pilihan konfigurasi terbatas, Anda bisa mendapatkan M4 Mac Mini dengan RAM 24 GB dan penyimpanan 512 GB dalam waktu beberapa hari. Harganya $1.570, atau $471 lebih mahal dari harga Apple Store.
Alternatif lain adalah M4 Pro Mac Mini seharga $1.570, hanya $100 lebih mahal dari harga Apple dan bisa dikirim dalam waktu satu setengah minggu. Kedua model ini menjadi rekomendasi utama bagi yang tidak bisa menunggu lebih lama.
## Dampak pada Pengguna dan Industri
Kelangkaan dan kenaikan harga ini jelas berdampak besar pada pengguna profesional yang mengandalkan Mac Mini untuk beban kerja AI lokal. Permintaan yang melonjak untuk perangkat kompak ini justru tidak bisa dipenuhi oleh Apple. Pengguna yang bergantung pada teknologi terbaru mungkin perlu mempertimbangkan ulang strategi pembelian mereka.
Situasi ini juga menunjukkan betapa rapuhnya rantai pasokan komponen teknologi. Meskipun Apple adalah perusahaan dengan daya beli yang sangat kuat, mereka tetap tidak bisa menghindari dampak dari kelangkaan memori global. Konsumen dan bisnis harus bersiap menghadapi ketidakpastian yang berlangsung setidaknya hingga beberapa tahun ke depan.





Komentar
Belum ada komentar.