Pabrik manufaktur server AI Lenovo di Whitsett, North Carolina dengan peralatan produksi modern

Lenovo Investasi Besar di Pabrik AI Server AS untuk Penuhi Permintaan

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Lenovo memperluas pabrik server AI di Whitsett, North Carolina menjadi 890.000 kaki persegi
  • Investasi jutaan dolar untuk menggandakan kapasitas produksi dan menambah tenaga kerja hingga 1.000 orang
  • Pabrik mampu memproduksi 1.400 node server per hari dengan waktu perakitan 60 detik per server
  • Target utama adalah perusahaan teknologi seperti Google, Microsoft, dan OpenAI yang membutuhkan infrastruktur AI
  • Rak server AI Nvidia GB300 mengonsumsi 140 kW dan Vera Rubin 230 kW pada beban puncak
  • Lenovo bekerja sama dengan Duke Energy untuk pasokan listrik hingga 20 MW
  • Unit perdana Vera Rubin dijadwalkan tiba di Whitsett pada akhir Agustus
  • Pabrik dibangun dari gudang kosong menjadi lini produksi berfungsi penuh dalam sembilan bulan

Telset.id – Lenovo memperluas kapasitas produksi server AI di Amerika Serikat dengan investasi jutaan dolar. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi permintaan infrastruktur kecerdasan buatan yang terus meningkat dari perusahaan teknologi global seperti Google, Microsoft, dan OpenAI.

Produsen PC nomor satu dunia itu baru saja meresmikan perluasan fasilitas manufaktur di Whitsett, North Carolina. Perusahaan menggandakan luas pabrik menjadi 890.000 kaki persegi dan berencana menambah tenaga kerja hingga 1.000 orang.

Ekspansi ini merupakan respons langsung terhadap kebutuhan pelanggan akan hardware buatan AS yang semakin tinggi. Ashley Gorakhpurwalla, Executive VP dan President Infrastructure Solutions Group Lenovo, menyebut AI kini bergerak dari fase hype ke fase hero.

“Bagi banyak pelanggan kami, AI sedang bergerak dari siklus hype ke dalam siklus hero,” ujar Gorakhpurwalla. Ia menambahkan bahwa infrastruktur yang dapat dipercaya akan menjadi katalis adopsi AI di kalangan perusahaan Amerika.

Fasilitas Whitsett yang berlokasi sekitar satu jam perjalanan dari pusat R&D Lenovo di Morrisville ini mampu memproduksi 1.400 node server per hari. Setiap server rampung dalam waktu 60 detik melalui 28 stasiun perakitan.

Lenovo North Carolina AI server manufacturing tour

Area kitting seluas 26.000 kaki persegi menampung 50 anggota tim yang memproses lebih dari 150.000 komponen per hari. Komponen seperti prosesor, memori, dan penyimpanan dirakit di area ini sebelum masuk ke jalur perakitan utama.

Lenovo saat ini mengoperasikan tujuh jalur perakitan di area seluas 53.000 kaki persegi. Kapasitas produksi mencapai 200 rak per minggu dan dapat digandakan menjadi 400 rak. Perusahaan memiliki 400 pekerja garis depan dan berencana menambah hingga 1.000 operator dalam tiga shift.

Proses produksi server AI membutuhkan pengujian ketat di 10 pod uji termal dengan 16 rak uji per pod. Ruang uji didinginkan menggunakan Computer Room Air Handlers (CRAH) berkapasitas 1 MW serta 30 unit pendingin cair langsung Vertiv Liebert XDU yang dapat diperluas hingga 50 unit.

Ben Massey, VP Supply Chain Lenovo, menjelaskan bahwa keunggulan lokasi pabrik sangat strategis. “Kami memiliki busur dari Triangle ke Triad dengan ribuan insinyur, ribuan orang manufaktur di R&D yang dapat bekerja dalam rantai pasokan,” katanya.

Lokasi pabrik memungkinkan akses ke talenta dari universitas ternama seperti NC State, Duke, UNC-Chapel Hill, dan Wake Forest. Sistem community college North Carolina juga menjadi sumber tenaga kerja terampil bagi Lenovo.

Pabrik ini dibangun dari gudang kosong menjadi lini produksi server berfungsi penuh dalam waktu sembilan bulan. Lenovo bekerja sama dengan Duke Energy untuk menyediakan kapasitas listrik hingga 20 MW, dari daya sementara hingga daya penuh dalam tujuh bulan.

Salah satu tantangan terbesar dalam produksi server AI adalah konsumsi daya yang sangat besar. Lenovo mengungkapkan bahwa rak Nvidia GB300 mengonsumsi 140 kW, sementara Vera Rubin akan mengonsumsi 230 kW pada beban puncak. Sebagai perbandingan, rumah tangga rata-rata AS hanya mengonsumsi 1-1,5 kW per hari.

“Karena teknologi menjadi semakin canggih, membangun infrastruktur berkualitas tinggi lebih dekat dengan pelanggan menjadi semakin penting dari sebelumnya,” tambah Gorakhwalla.

Lenovo berencana menerima unit perdana Vera Rubin di fasilitas Whitsett pada akhir Agustus. Ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk selalu berada di garis depan teknologi server AI terkini.

Karyawan di pabrik mendapatkan pelatihan sekitar 1.000 jam dan berotasi melalui berbagai fase proses pembangunan untuk mengasah keterampilan. Saat ini terdapat sekitar 380 pekerja dari target 1.000 operator.

Ekspansi Lenovo ini mencerminkan tren lebih luas di industri teknologi AS. Perusahaan besar berlomba membangun kapasitas produksi dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan pada rantai pasokan luar negeri, terutama untuk infrastruktur AI yang sensitif.

Insider Trading Polymarket dan Karyawan Google Didakwa menunjukkan bahwa pengawasan terhadap industri teknologi semakin ketat. Namun, investasi Lenovo justru menunjukkan kepercayaan jangka panjang terhadap pasar AS.

Permintaan server AI diperkirakan terus meningkat seiring adopsi kecerdasan buatan di berbagai sektor. Perusahaan seperti Google, Microsoft, dan OpenAI membutuhkan komputasi hardware masif untuk mendukung layanan AI mereka.

Lonjakan permintaan ini menimbulkan tekanan pada sumber daya lokal, mulai dari pasokan air dan jaringan listrik hingga akuisisi lahan untuk pusat data baru. Lenovo berusaha menyeimbangkan kepentingan bisnis dengan kebutuhan komunitas lokal.

Fasilitas Whitsett menjadi contoh bagaimana perusahaan teknologi dapat memperluas kapasitas produksi sambil tetap memperhatikan dampak lingkungan dan sosial. Kolaborasi dengan Duke Energy untuk pasokan listrik menunjukkan pendekatan bertanggung jawab.

Dengan kapasitas produksi yang ditingkatkan, Lenovo siap memenuhi permintaan server AI yang terus tumbuh. Perusahaan optimistis bahwa investasi ini akan memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar PC global sekaligus pemain utama di infrastruktur AI.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.