Ilustrasi gugatan Google Assistant dan peluang klaim dana

Gugatan Google Assistant dan Peluang Klaim Dana US$68 Juta

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Gugatan Google Assistant senilai US$68 juta karena dugaan perekaman tanpa izin
  • Pemberitahuan sering masuk spam, pengguna harus periksa folder spam
  • Dua kelas kelayakan: Pembeli (perangkat Google) dan Privasi (pengguna yang terekam)
  • Sistem poin untuk pembagian dana, jumlah per individu belum pasti
  • Batas akhir klaim 27 Agustus 2026, sidang akhir 1 Oktober 2026

Telset.id – Pengguna Google Assistant di Amerika Serikat berpotensi mendapatkan kompensasi dari dana penyelesaian gugatan senilai US$68 juta. Gugatan ini mencuat karena dugaan perangkat merekam percakapan tanpa izin pengguna.

Gugatan yang diajukan ke pengadilan ini menyoroti praktik di mana Google Assistant diduga aktif dan merekam percakapan pengguna tanpa perintah suara seperti “Okay Google” atau aktivasi manual. Kasus ini menyoroti celah keamanan pada perangkat pintar yang seharusnya menjaga privasi pengguna.

Menurut laporan Android Authority, pemberitahuan penyelesaian gugatan ini sering kali masuk ke folder spam. Banyak pengguna yang memenuhi syarat untuk mengajukan klaim berpotensi melewatkan kesempatan tersebut karena mengabaikan email tersebut sebagai spam.

Kriteria Kelayakan Klaim Dana

Terdapat dua kelas dalam penyelesaian gugatan ini yang masing-masing memiliki syarat berbeda. Pertama, kelas “Pembeli” yang mencakup individu yang membeli perangkat buatan Google yang menggunakan Google Assistant di AS antara 18 Mei 2016 hingga 19 Maret 2026.

Kedua, kelas “Privasi” yang mencakup pengguna Google Assistant atau anggota rumah tangga pengguna yang komunikasinya terekam karena false accept (aktivasi palsu) dan diungkapkan ke pihak ketiga dalam periode yang sama.

Besaran Kompensasi dan Sistem Poin

Jumlah kompensasi per individu belum dapat dipastikan saat ini. Namun, dana akan dibagikan secara proporsional berdasarkan sistem poin. Pengguna kelas “Pembeli” dapat mengklaim hingga tiga perangkat dan akan mendapatkan empat poin untuk setiap perangkat yang diklaim.

Sementara itu, pengguna kelas “Privasi” hanya mendapatkan satu poin. Semakin banyak poin yang dimiliki, semakin besar pula proporsi dana yang akan diterima.

Cara Mengajukan Klaim

Pemberitahuan email yang dikirimkan kepada pengguna yang memenuhi syarat berisi batas waktu pengajuan serta ID unik dan PIN untuk mengajukan klaim. Namun, menurut situs web penyelesaian gugatan, pengguna tetap bisa mengajukan klaim tanpa kode tersebut.

Pengguna yang memenuhi syarat dapat mengajukan klaim secara online melalui situs web penyelesaian gugatan. Masuk menggunakan ID unik dan PIN jika memilikinya, atau isi formulir untuk memverifikasi informasi Anda.

Kasus kebocoran data seperti ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan data pribadi. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang keamanan data, Anda dapat membaca artikel kami tentang Hotel Check-in System yang membocorkan data paspor dan SIM.

Batas Waktu Pengajuan

Klaim harus sudah dilengkapi paling lambat 27 Agustus 2026. Sidang persetujuan akhir dijadwalkan pada 1 Oktober 2026, sehingga pembayaran akan dikirimkan setelah tanggal tersebut.

Jika Anda memiliki perangkat yang menggunakan Google Assistant, periksa folder spam Anda untuk pemberitahuan ini. Jangan sampai Anda melewatkan kesempatan untuk mendapatkan kompensasi dari dana penyelesaian gugatan ini.

Komentar

Belum ada komentar.