Gandeng Google, Qualcomm Luncurkan Prosesor Headset Pintar

Telset.id, Jakarta Qualcomm meluncurkan prosesor QCC5100 Series untuk smart headset di ajang Google I/O Developer Conference 2019. Chipset ini dibuat untuk membantu perusahaan teknologi mengembangkan headset pintar menjadi lebih baik.

Dilansir Telset.id dari Ubergizmo pada Jumat (10/05/2019), merancang headset pintar tidaklah mudah. Pasalnya, Qualcomm harus menyematkan komputer kecil ke perangkat audio yang relatif kecil.

Selain itu, mereka harus dapat mendengar perintah suara dari pengguna, ditengah kepungan suara-suara sekitar yang bisa mengurangi kepekaan headset pintar tersebut.

Memang ada beberapa perangkat keras yang berusaha membuat teknologi tersebut, tetapi ketika Qualcomm dan Google bekerja sama untuk merancang prosesor headset pintar, maka perusahaan bisa menggunakan inovasi kedua raksasa teknoligi itu.

{Baca juga: Qualcomm Bikin Sensor Fingerprint Dalam Layar untuk iPhone}

Dengan keahlian yang telah terbukti dalam pemrosesan audio, baik dalam input maupun output, produsen chipset ini dapat mengurangi beban perusahaan teknologi yang ingin mengembangkan inovasi perangkat headset pintar.

Nantinya pengguna akan melihat peningkatan dalam opsi headphone pintar, dan mungkin pengurangan harga juga, tetapi kita belum tahu kapan inovasi tersebut bisa kita gunakan di kedua telinga kita.

Qualcomm sendiri telah lama menyediakan prosesor untuk berbagai perangkat seperti jam tangan pintar, drone, kamera pintar dan headset pintar. Selain itu, perusahaan asal Amerika Serikat ini baru saja mengembangkan Artificial Intelligence (AI) untuk game.

Mereka mengumumkan kerja sama dengan Tencent saat berlangsung acara Qualcomm AI Day yang digelar di Shenzen, China, beberapa hari lalu. Mereka akan mengembangkan teknologi AI atau kecerdasan buatan untuk gaming.

{Baca juga: Qualcomm dan Tencent Kembangkan AI untuk Gaming}

Kerja sama tersebut sebetulnya sudah dilakukan pada 2016. Tapi, saat pengumuman kemarin, keduanya lebih berfokus kepada gaming. Qualcomm maupun Tencent pun mengajak merek smartphone gaming IQOO untuk kolaborasi.

Dilansir VentureBeat, kerja sama itu didorong oleh kepopuleran industri mobile gaming. Tren tersebut juga mendorong kehadiran fitur AI yang selama ini semakin digunakan untuk mendongkrak performa smartphone saat bermain game. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Previous articleAxis Luncurkan Paket OWSEM untuk Para Gamers Indonesia
Next articleTahun Ini WhatsApp Stop Dukungan untuk Windows Phone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here