telset

Fosil Ikan Berumur 410 Juta Tahun Ungkap Evolusi Hiu

Telset.id, Jakarta  – Penemuan fosil ikan berumur 410 juta tahun dengan tengkorak bertulang menunjukkan bahwa kerangka hiu yang lebih ringan mungkin telah berevolusi dari nenek moyang yang bertulang.

Sekadar informasi, hiu memiliki kerangka yang terbuat dari tulang rawan, yaitu sekitar setengah kepadatan tulang. Kerangka bertulang rawan diketahui mengalami evolusi. Bagaimana dengan evolusi tulang hiu?

{Baca juga: Wow! Segini Ukuran Asli Hiu Megalodon yang Legendaris}

Menurut Scitechdaily, seperti dikutip Telset.id, Senin (14/9/2020), hiu diperkirakan terpisah dari hewan lain di pohon evolusi sebelum hal itu terjadi. Hiu menjaga kerangka tulang rawan, tidak sama seperti ikan lain.

Kini, tim internasional yang dipimpin oleh Imperial College London, Museum Sejarah Alam, dan peneliti di Mongolia telah menemukan fosil ikan dengan tengkorak bertulang yang merupakan sepupu purba hiu.

Penemuan tersebut bisa menunjukkan nenek moyang hiu pertama kali mengembangkan tulang dan kemudian kehilangan lagi daripada mempertahankan keadaan tulang rawan awal selama lebih dari 400 juta tahun.

{Baca juga: Ilmuwan Jepang Temukan Fosil Dinosaurus Dewa Naga}

Tim menerbitkan temuan mereka pada 7 September 2020 di Nature Ecology & Evolution. Peneliti utama Dr Martin Brazeau dari Departemen Ilmu Kehidupan di Imperial menyebut, temuan itu sangat tidak terduga.

Asal tahu saja, kebijaksanaan konvensional mengatakan bahwa kerangka bagian dalam yang bertulang adalah inovasi unik dari garis keturunan yang terpisah dari nenek moyang hiu lebih dari 400 juta tahun lalu.

Nah, di sini ada bukti jelas tentang kerangka bagian dalam bertulang di sepupu hiu. Sebagian besar fosil awal ikan telah ditemukan di Eropa, Australia, Amerika Serikat, dan beberapa tahun terakhir China dan Amerika Selatan.

Tim memutuskan untuk menggali di Mongolia, di mana terdapat bebatuan dengan usia yang tepat yang belum pernah dicari sebelumnya. Mereka menemukan sebagian tengkorak, termasuk kotak otak ikan 410 juta tahun.

{Baca juga: Monster Hiu Raksasa Megalodon Masih Hidup, Ini Alasannya}

Ikan itu adalah spesies baru, yang mereka beri nama Minjinia turgenensis, dan termasuk dalam kelompok besar ikan yang disebut Placoderms. Hiu dan semua vertebrata berahang mengalami semacam evolusi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0