Ditahan di Kanada, Bos Huawei Minta Diekstradisi ke AS

Telset.id, Jakarta – Pengacara Huawei Technologies Co Ltd meminta pengadilan tinggi Kanada segera melanjutkan proses peradilan untuk mengekstradisi Chief Financial Officer perusahaan, Meng Wanzhou, ke Amerika Serikat (AS).

Juru bicara Huawei, Benjamin Howes, mengatakan dalam sebuah email bahwa perusahaan percaya ekstradisi gagal memenuhi standar kriminalitas ganda Kanada. Artinya, dilansir Reuters, penangkapan Meng pada 2018 termasuk ilegal.

{Baca juga: Nah Lho… Dispensasi AS untuk Huawei Ditolak Mentah-mentah}

Meng ditangkap di Bandara Internasional Vancouver pada 1 Desember 2018 atas permintaan AS. Ia didakwa melakukan penipuan bank dan menyesatkan bank HSBC tentang bisnis Huawei Technologies di Iran. Meng mengaku tidak bersalah.

Howes mengatakan, Huawei berani berargumen karena Kanada tidak memiliki sanksi terhadap Iran. Sebab, dikutip Telset.id, Kamis (21/11/2019), saat pejabat Kanada memulai proses ekstradisi, kriminalitas ganda tidak dapat dipenuhi.

Sayang, kementerian kehakiman federal Kanada tidak bisa dihubungi untuk dimintai komentar. Banyak pihak menilai, pengacara Meng memiliki argumen yang masuk akal, tetapi terlalu dini. Semua keputusan tetap di tangan hakim.

{Baca juga: Tok! AS Beri Kelonggaran 90 Hari kepada Huawei}

Penangkapan Meng telah memperkeruh hubungan China dengan AS dan Kanada. China menahan dua warga Kanada, Michael Kovrig yang berstatus mantan diplomat dan pengusaha Michael Spavor, hanya beberapa hari setelah penangkapan Meng.

Spavor dan Kovrig sampai sekarang masih ditahan di China meskipun sudah ada upaya diplomatik dari Kanada untuk melakukan pembebasan. Pengacara Meng mengatakan, AS menggunakan sang CFO untuk keuntungan ekonomi dan politik.

 

Previous articleBocor, Xiaomi Siapkan Smartphone Lipat dengan Empat Kamera
Next articleManusia Ternyata Bisa Hidup dengan Separuh Otak?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here