Dana Rp 12,5 Miliar dari Google Demi Konten Positif di Indonesia

Konten positif di Indonesia

Telset.id, Jakarta – Google memiliki komitmen yang besar untuk membangun konten positif di Indonesia. Salah satu langkah nyata raksasa pencarian ini adalah mengembangkan literasi digital dan semangat toleransi.

Dijelaskan Head of Marketing Google Indonesia, Veronica Utama, melalui organisasi filantropi yakni Google.org, mereka memberikan dana sebesar USD 875.000 atau setara Rp 12,5 miliar kepada LSM dan organisasi di Indonesia.

Sebut saja seperti Maarif Institute, Peace Generation, Ruangguru Foundation, Love Frankie, dan Cameo Project.

“Kami berharap mereka bisa menjadi agen toleransi, pluralisme dan aktifitas lainnya dan program ini berjalan selama 2 tahun kedepan,” ujar Veronica di Jakarta, Selasa (04/12/2018).

Ia juga menjelaskan, Google akan membina sekitar 12 ribu siswa untuk menjadi agen toleransi multikulturalisme mereka dengan membekalinya nilai-nilai yang positif.

“Digital literasi ini penting bagi generasi penerus sehingga mereka dapat menerima informasi yang kredibel,” tambahnya.

Google juga ingin konten-konten yang beredar di Indonesia bebas hoax. Karenanya, Google pun menjalin kerja sama dengan para jurnalis dengan melakukan pelatihan kepada 2 ribu jurnalis di 22 kota Indonesia.

“Kami telah melakukan pelatihan kepada 2 ribu jurnalis di 22 kota dan akan menargetkan 3 ribu jurnalis tahun depan agar kita bisa menjadi pemilih yang bijak 2019 mendatang,” kata Veronica.

Mereka menggandeng Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Internews dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dalam memberi pelatihan kepada wartawan. Sedangkan dalam mengembangkan konten positif yang bebas hoax, Google Indonesia mengajak Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) yang memiliki situs Cekfakta.com

“Konten kami secara terhormat menjadi bagian yang penting ini,” ucapnya.

Dirinya pun berharap jika langkah ini memiliki dampak yang bagus di dunia digital Indonesia. Menurutnya, internet merupakan teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk mempersatukan bangsa Indonesia dan memajukan warganya.

“Dunia maya seharusnya menyatukan kita semua dan kita akan merayakan internet yang semakin dipenuhi konten positif dan berkualitas. Kita majukan Indonesia rame-rame,” tutup Veronica. (NM/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here