China Bakal Punya Aturan Pelacakan Baterai Mobil Listrik

Telset.id, Jakarta – China menyiapkan aturan tentang pelacakan produksi, penjualan, penggunaan, maupun daur ulang baterai mobil listrik. Regulasi tersebut kemungkinan akan keluar pada Agustus 2018.

Dilaporkan Reuters, China berinisiatif menghadirkan aturan itu untuk mencegah peningkatan risiko polusi. Di lain sisi, China juga berambisi menjadi produsen kendaraan listrik yang paling dominan di dunia.

Sebagai antisipasi pemberlakuan peraturan tersebut, China telah menyiapkan pabrik daur ulang baterai. China menargetkan bisa memperbarui baterai bekas sebanyak 170 ribu ton pada tahun ini.

Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China menyatakan, guna tindak lanjut regulasi itu, pemerintah juga mulai menyusun sistem pelacakan yang mencakup semua jenis baterai mobil listrik.

Nantinya, sistem pelacakan akan mengklarifikasi siapa pihak yang bertanggung jawab menangani sekaligus mendaur ulang baterai usang yang pernah dipakai oleh mobil listrik di China.

Baca juga: Keren! Mobil Listrik BMW Bisa Isi Daya Tanpa Kabel

Pembuat baterai dan produsen kendaraan listrik juga bakal diminta berpartisipasi dengan menyediakan layanan daur ulang online bagi pelanggan. Dengan begitu, aturan bisa berjalan secara efektif.

China menghasilkan 150 ribu kendaraan energi listrik pada kuartal I-2018, naik 157 persen ketimbang tahun lalu. Sampai 2018, China kemungkinan menghasilkan jutaan mobil listrik, naik signifikan dibanding 2017. [BA/HBS]

 

Sumber: Reuters

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0